NEWS ADVERTORIAL — Tersebarnya agen BRI Link di sejumlah area kota dan pesolok desa di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, secara otomatis telah membantu Pemerintah Daerah setempat dalam hal ketersediaan lapangan kerja.
Seperti yang diutarakan remaja cantik lulusan Politeknik Negeri Jember, Cantika Dewi kepada media ini, Jumat (17/5).
Cantika, sapaan akrabnya, mengaku senang karena selepas menempuh pendidikan di kampus yang terkenal dengan sebutan Polije itu, dirinya bisa langsung mengisi waktu luang dengan bekerja sebagai karyawati Agen BRI Link.
"Menurut saya ini sangat membantu ya, apalagi kan karyawan di BRI Link itu tidak harus lulusan sarjana, kebanyakan mereka yang kerja di sini kan dari SMA atau SMK," ujarnya.
BACA JUGA: Mahasiswi UIN KHAS Jember Alumni PP Annuqayah Masuk Grand Final Duta Pendidikan Jatim 2024
Jadi mereka para fresh graduate, sambung dia menambahkan, selepas SMA atau SMK, mereka sudah bisa mendaftar kerja sebagai karyawan atau karyawati Agen BRI Link.
"Setidaknya kita tidak bergantung kepada orangtua, kesempatan itu tidak datang dua kali, kita manfaatkan waktu saat ini, jadikan bekal untuk menempuh hari esok," tuturnya.
[caption id="attachment_4603" align="aligncenter" width="730"]
Cantika Dewi (kiri), Karyawati Agen BRI Link Anas Transfer cabang Pamolokan, bersama rekan kerjanya, Fionita, saat ditemui wartawan dimadura di ruang kerjanya, Jumat pagi tanggal 17 Mei 2024 (Foto: Dok. Dimadura)[/caption]
Sarjana lulusan D3 Manajemen Informatika POLIJE tahun 2002 itu lebih lanjut mengutarakan, statusnya sebagai karyawati Agen BRI Link ini sebenarnya hanya sekadar untuk mengisi waktu saja, sambilalu menimba pengalaman dalam dunia kerja.
"Tapi ini bukan berarti hanya sekadar untuk ngisi waktu seperti yang saya bilang tadi ya, sekali kerja kita harus kerja dengan tulus dan sungguh-sungguh," pungkasnya.
Terpisah, Pemimpin Cabang (Pinca) BRI Branch Office Sumenep, Heru H mengatakan, salah-satu tujuan dilaunchingnya program BRI Link pada tahun 2014 silam ini memang untuk menumbuhkan perekonomian masyarakat.