NEWS DIMADURA, SUMENEP – Dalam rangkaian acara Engineering Week (EW), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknik Universitas Wiraraja (Unija) Sumenep, Jawa Timur menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui penanaman mangrove di Desa Padike, Kecamatan Talango.
Langkah ini merupakan inisiatif BEM FT untuk mendukung pelestarian lingkungan dan memperkuat ekosistem bagi masyarakat pesisir.
Dalam kegiatan tersebut, BEM FT berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Padike dan melibatkan lebih dari 100 mahasiswa Fakultas Teknik, pada Minggu (03/11/2024).
Fokus kegiatan terletak pada upaya penanaman serta edukasi mengenai cara merawat mangrove agar dapat tumbuh hingga dewasa, sehingga manfaat jangka panjangnya bisa tercapai.
Ketua BEM FT 2024, Sholahuddin Ayyubi, menyatakan bahwa kegiatan ini lahir dari hasil survei dan dialog bersama penduduk setempat.
“Selama ini, banyak masyarakat pesisir belum menyadari pentingnya mangrove dalam melindungi pantai dari abrasi,†ungkap Ayyubi.
Menurutnya, kehadiran mangrove memiliki peran penting dalam menjaga garis pantai agar tetap stabil.
Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi awal dari upaya kolaboratif yang lebih luas dalam mendukung keberlanjutan lingkungan pesisir di wilayah Desa Padike.
Sementara itu, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Padike, Abd Rosyid, menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan dukungan dari pihak desa.
"Kami selalu terbuka jika ada mahasiswa yang ingin mengadakan kegiatan di desa kami, terutama untuk penanaman mangrove yang bermanfaat dalam jangka panjang," ujarnya.*** BEM Fakultas Teknik UNIJA Sumenep Gelar Penanaman Mangrove untuk Lindungi Pesisir
R
Redaksi
Senin, 4 November 2024 | 07:10 WIB
Foto: Dokumentasi dimadura.id
NEWS DIMADURA, SUMENEP – Dalam rangkaian acara Engineering Week (EW), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknik Universitas Wiraraja (Unija) Sumenep, Jawa Timur menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui penanaman mangrove di Desa Padike, Kecamatan Talango.
Langkah ini merupakan inisiatif BEM FT untuk mendukung pelestarian lingkungan dan memperkuat ekosistem bagi masyarakat pesisir.
Dalam kegiatan tersebut, BEM FT berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Padike dan melibatkan lebih dari 100 mahasiswa Fakultas Teknik, pada Minggu (03/11/2024).
Fokus kegiatan terletak pada upaya penanaman serta edukasi mengenai cara merawat mangrove agar dapat tumbuh hingga dewasa, sehingga manfaat jangka panjangnya bisa tercapai.
Ketua BEM FT 2024, Sholahuddin Ayyubi, menyatakan bahwa kegiatan ini lahir dari hasil survei dan dialog bersama penduduk setempat.
“Selama ini, banyak masyarakat pesisir belum menyadari pentingnya mangrove dalam melindungi pantai dari abrasi,†ungkap Ayyubi.
Menurutnya, kehadiran mangrove memiliki peran penting dalam menjaga garis pantai agar tetap stabil.
Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi awal dari upaya kolaboratif yang lebih luas dalam mendukung keberlanjutan lingkungan pesisir di wilayah Desa Padike.
Sementara itu, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Padike, Abd Rosyid, menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan dukungan dari pihak desa.
"Kami selalu terbuka jika ada mahasiswa yang ingin mengadakan kegiatan di desa kami, terutama untuk penanaman mangrove yang bermanfaat dalam jangka panjang," ujarnya.***
Editor: Admin
Laporan Warga
Punya informasi kejadian di sekitar Anda? Laporkan kepada redaksi kami secara aman.
Sumenep
Mahasiswa PGSD UPI Sumenep Produksi Keris Tradisional
Achsanul Qosasi Dorong Percepatan KEK Tembakau Madura, Apresiasi Rencana Penambahan Layer Baru CHT
Belanja Publikasi Gedung APHT Guluk-Guluk Belum Terealisasi, Diskop UKM Perindag Tunggu Perbup DBHCHT
Doa untuk Sang Proklamator, Ribuan Warga Sumenep Refleksikan Semangat Kebangsaan Bung Karno
Pamekasan
Dua Pemuda Tewas dalam Tabrakan Maut di Larangan Pamekasan, Pengendara Diduga Kurang Waspada Saat Berbelok
Pemkab Pamekasan Siapkan Rp 2 Miliar untuk Bantu Pelaku UMKM di 13 Kecamatan
Antisipasi Potensi Eskalasi Massa, Polres Pamekasan Godok Kemampuan Dalmas Anggota
Bupati Pamekasan Bicara Ini Saat Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila
Sampang
Tekan Harga Bahan Pokok Jelang Lebaran, PWI Sampang Gelar Bazar Sembako Murah di Depan Pendopo Trunojoyo
Bocah 8 Tahun Tenggelam di Sungai Tambaan Sampang Ditemukan Tewas
Bocah 8 Tahun Diduga Tenggelam di Sungai Tambaan Sampang, Tim SAR Gabungan Masih Lakukan Pencarian
Ledakan Petasan Rakitan dari Kaleng Susu Bakar Dua Anak di Sampang
Bangkalan
Madura
Okara
Berita Terpopuler