dimadura
Beranda Tomang Sumenep 5 OPD di Sumenep Lama Kosong, BKPSDM Sampaikan Begini

5 OPD di Sumenep Lama Kosong, BKPSDM Sampaikan Begini

Foto: Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sumenep Benny Irawan. (Ari/Doc. Dimadura).

Cropped Cropped Dimadura Logo2 1 150X150 1NEWS SUMENEP, DIMADURA–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, masih memiliki sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt).

‎Kondisi tersebut membuat proses pengisian jabatan definitif menjadi perhatian pemerintah daerah guna memastikan efektivitas pelayanan publik dan jalannya roda birokrasi.

‎Hingga saat ini, sedikitnya terdapat lima OPD di lingkungan Pemkab Sumenep yang belum memiliki pejabat definitif.

‎Kelima posisi tersebut meliputi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Inspektorat, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub), serta jabatan Asisten Administrasi Umum.

‎Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sumenep Benny Irawan mengatakan, pemerintah daerah saat ini tengah menyiapkan tahapan pengisian jabatan untuk sejumlah OPD tersebut.

‎Menurut dia, BKPSDM sedang melakukan pemetaan kebutuhan organisasi sekaligus menyusun skema pengisian jabatan yang dinilai paling sesuai dengan kebutuhan pemerintahan daerah.

‎“Sekarang masih dalam tahap pemetaan dan persiapan terkait pengisian jabatan pada OPD yang masih kosong,” jelas Benny, Senin (11/5/2026) saat dihubungi.

‎Ia menjelaskan, pengisian jabatan definitif nantinya dimungkinkan melalui mekanisme seleksi terbuka (selter). Namun, sebelum proses itu dilakukan, pemerintah daerah juga mempertimbangkan opsi mutasi pejabat antarlembaga.

‎Benny menjelaskannya, langkah mutasi dapat dilakukan untuk menempatkan pejabat yang dinilai sesuai pada OPD yang masih kosong. Setelah itu, posisi lain yang ditinggalkan akan dibuka melalui proses seleksi terbuka.

‎“Bisa saja diawali dengan proses mutasi terlebih dahulu, menyesuaikan kebutuhan OPD yang kosong. Selanjutnya, jabatan yang masih belum terisi akan dilakukan seleksi terbuka,” kata dia.

‎Ia menegaskan, seluruh mekanisme pengisian jabatan akan tetap mengacu pada regulasi dan kebutuhan organisasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep.

‎Benny berharap proses pengisian pejabat definitif dapat segera terealisasi agar koordinasi dan pelayanan pemerintahan di masing-masing OPD berjalan lebih optimal.

‎“Harapannya tentu agar kinerja organisasi semakin efektif dan pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan maksimal,” pungkas dia.***

Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.

Follow
Komentar
Bagikan:

Konten Iklan