dimadura
Beranda Tomang Sumenep Warga Talango Sebut Dipatok Tarif Khusus saat Bawa Pasien Darurat Medis di Pelabuhan Kalianget

Warga Talango Sebut Dipatok Tarif Khusus saat Bawa Pasien Darurat Medis di Pelabuhan Kalianget

Aktivitas penyeberangan tongkang di lintasan Talango–Kalianget, Kabupaten Sumenep (Foto Ilustrasi/doc.dimadura)

Cropped Cropped Dimadura Logo2 1 150X150 1NEWS, DIMADURA Keluhan terkait dugaan pungutan tambahan muncul di layanan penyeberangan tongkang lintas Talango–Kalianget, Kabupaten Sumenep, Madura. Seorang warga mengaku dikenai tarif khusus ketika membawa pasien dalam kondisi darurat medis.

Warga Kecamatan Talango bernama Elman menuturkan, peristiwa itu terjadi saat dirinya harus segera membawa seorang pasien ke rumah sakit di wilayah daratan Kabupaten Sumenep.

Dalam situasi mendesak, ia menggunakan tongkang Karjon untuk menyeberang. Namun setibanya di lokasi, ia mengaku diminta membayar Rp50 ribu dengan alasan membawa penumpang sakit.

“Saya bawa orang sakit itu buru-buru sekali karena kami harus segera ke rumah sakit. Disitu saya naik tongkang Karjon dikenakan biaya Rp50 ribu, katanya aturan kalau bawa penumpang orang sakit,” ujar Elman, Rabu (6/5).

Menurut Elman, penarikan biaya tersebut terasa janggal. Sebab, saat itu ada kendaraan lain yang ikut menyeberang, namun disebut tidak dikenai biaya tambahan.

“Di situ ada mobil lagi. Saat saya tanyakan, mobil itu dibilang menumpang ke saya, itu jawaban kru Karjon. Tapi mobil lain itu bayarnya normal, tidak ada tambahan,” tuturnya.

Ia mempertanyakan dasar penerapan tarif tersebut, terlebih kondisi yang dihadapi saat itu menyangkut keselamatan pasien yang membutuhkan penanganan cepat.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola tongkang Karjon belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi telah dilakukan redaksi melalui pesan WhatsApp, namun belum mendapat jawaban resmi.

***

Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.

Follow
Komentar
Bagikan:

Konten Iklan