Tes CAT Rekrutmen Pegawai BLUD RSUD Non-ASN ditinjau Langsung Wabup Sumenep
NEWS SUMENEP, DIMADURA–Pelaksanaan tes Computer Assisted Test (CAT) dalam proses rekrutmen pegawai BLUD non-ASN RSUD dr H Moh Anwar Sumenep di tinjau langsung Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim.
Kegiatan tersebut berlangsung di Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura, Rabu (20/5).
Kunjungan itu dilakukan sebagai bentuk pengawasan pemerintah daerah terhadap jalannya proses seleksi agar berlangsung transparan, objektif, dan mampu menghasilkan tenaga kesehatan yang profesional.
Dalam peninjauan itu, Imam Hasyim memantau sejumlah tahapan pelaksanaan ujian, mulai dari registrasi peserta, pengamanan ruang tes, hingga sistem pengawasan yang diterapkan panitia selama proses seleksi berlangsung.
Menurut dia, penggunaan sistem CAT menjadi langkah penting dalam menciptakan proses rekrutmen yang lebih modern dan akuntabel karena dapat meminimalkan potensi kecurangan.
“Kami ingin memastikan seluruh proses seleksi berjalan secara profesional dan transparan sehingga nantinya menghasilkan sumber daya manusia yang benar-benar kompeten untuk mendukung pelayanan kesehatan di RSUD,” ucap dia.
Imam menilai sistem berbasis komputer mampu memberikan jaminan objektivitas dalam penilaian hasil ujian peserta.
Ia juga mengapresiasi kesiapan fasilitas yang disediakan UNIBA Madura sebagai lokasi pelaksanaan tes. Menurutnya, sarana dan prasarana kampus dinilai memadai sehingga proses ujian berjalan tertib dan nyaman.
“Kami melihat pelaksanaan tes berjalan baik. Fasilitas yang tersedia sangat mendukung dan suasana ujian berlangsung kondusif,” terang Imam.
Selain meninjau teknis pelaksanaan tes, Wakil Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam menjaga integritas proses rekrutmen pegawai BLUD non-ASN.
Ia memastikan tidak ada ruang bagi praktik titipan maupun intervensi dalam proses penerimaan pegawai karena seluruh tahapan dilakukan melalui sistem seleksi yang ketat dan terbuka.
Menurut Imam, pengawasan juga melibatkan berbagai pihak, termasuk aparat penegak hukum dan unsur independen guna memastikan proses seleksi berjalan sesuai aturan.
“Seleksi ini harus berlangsung objektif. Peserta yang lolos adalah mereka yang benar-benar memiliki kemampuan dan layak memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Wabup.***
Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.
Follow




