dimadura
Beranda Tomang Sumenep BPBD Sumenep akan Siapkan TRC Lintas Sektor untuk Respon Cepat Bencana Efektif

BPBD Sumenep akan Siapkan TRC Lintas Sektor untuk Respon Cepat Bencana Efektif

Kepala BPBD Sumenep, Ach. Laili Maulidy, (Foto.Istimewa/Doc. Dimadura).

Cropped Cropped Dimadura Logo2 1 150X150 1NEWS SUMENEP, DIMADURA –Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep tengah tengah mempersiapkan pembentukan Tim Reaksi Cepat (TRC) Lintas Sektor.

‎Langkah tersebut diambil untuk meningkatkan efektivitas koordinasi dan respons lintas instansi dalam menghadapi potensi bencana di wilayah tersebut.

‎Kepala BPBD Sumenep, Ach. Laili Maulidy, menjelaskan bahwa pembentukan TRC lintas sektor merupakan amanat dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang mengharuskan keterlibatan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) dalam satu tim terpadu penanganan darurat.

‎“Saat ini kami masih dalam tahap persiapan. TRC lintas sektor akan melibatkan OPD sesuai bidangnya agar penanganan bencana bisa dilakukan secara lebih terintegrasi,” ujar Laili saat diwawancarai pada Rabu (16/7/2025).

‎Laili mencontohkan, dalam kasus bencana non-alam seperti wabah penyakit, kehadiran Dinas Kesehatan sangat vital untuk memberikan respons cepat.

‎Begitu pula jika terjadi penyakit hewan menular, maka instansi teknis seperti Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan harus langsung terlibat dalam penanganannya.

‎Saat ini, kata Laili BPBD Sumenep telah memiliki 32 personel Tim Reaksi Cepat internal yang berasal dari tenaga non-aparatur sipil negara (non-ASN) di lingkungan BPBD.

‎”Tim ini bertugas merespons kejadian darurat secara cepat di lapangan,”tutur dia.

‎Di luar itu, menurut Laili, BPBD juga telah melaksanakan berbagai program kesiapsiagaan berbasis komunitas seperti Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) untuk sekolah-sekolah, Santri Tanggap Bencana (Santana) yang menyasar pondok pesantren, serta pembentukan Desa Tanggap Bencana (Destana) sebagai bagian dari strategi penguatan ketangguhan di tingkat desa.

‎“Semua program ini bertujuan membangun kesadaran dan kemampuan masyarakat menghadapi risiko bencana,” jelas Laili.

‎Namun kolaborasi lintas sektor tetap krusial agar intervensi bisa dilakukan secara komprehensif

‎”Kami berharap TRC lintas sektor dapat segera terbentuk agar ke depan penanganan darurat di Sumenep menjadi lebih cepat, tepat, dan terkoordinasi,”pungkasnya.***

Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.

Follow
Komentar
Bagikan:

Konten Iklan