Mereka juga bersemangat saat diminta mengulang kosakata maupun menjawab pertanyaan dari mahasiswi KKN.

Koordinator Kelompok KKN UA Posko 04, Asri Wulandari, mengatakan, kegiatan tersebut diharapkan membantu santri lebih aktif menggunakan bahasa Arab.

"Kami berharap kegiatan pelatihan bahasa Arab ini dapat membantu para santri PP. Manarul Huda menjadi lebih aktif dan lebih memahami bahasa Arab, tidak hanya secara teori, tetapi juga berani mempraktikkannya dalam percakapan sehari-hari," kata Asri Wulandari, Rabu (9/9) malam.

Ketua Pengurus Yayasan Manarul Huda, K. A'Falul Basil, turut mengapresiasi pelatihan tersebut. Ia menyebut bahasa Arab menjadi bekal penting bagi santri dalam memahami kitab dan ilmu-ilmu keagamaan.

"Pelatihan ini sangat penting untuk menunjang kemampuan berbahasa santri, khususnya bahasa Arab yang menjadi bekal utama dalam memahami kitab dan ilmu-ilmu keagamaan. Kami menyambut baik program ini dan berharap dapat terus berlanjut demi kemajuan pendidikan santri," kata K. A'falul Basil.

Pelatihan dilaksanakan secara rutin selama satu bulan. Pada setiap pertemuan, santri kembali berlatih mengucapkan mufradat, mengikuti permainan, menjawab pertanyaan, dan mencoba percakapan sederhana dalam bahasa Arab.***