PAMEKASAN, DIMADURA–Produk olahan singkong yang dipamerkan Pemuda Tani Indonesia Kecamatan Palengaan menarik perhatian H. Bambang Budianto, pemilik Ayunda Group.

Inovasi tersebut juga menjadi menarik perhatian pengunjung Pameran Pertanian di Desa Sumedangan, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Pameran itu digelar selama tiga hari, Sabtu hingga Senin (22–24/8/2026), dalam rangka memperingati Hari Tani Indonesia yang menampilkan beragam produk pertanian lokal. 

Stan Pemuda Tani Indonesia Kecamatan Palengaan menjadi salah satu yang ramai dikunjungi.

Para pemuda memanfaatkan singkong sebagai bahan dasar untuk menghasilkan berbagai produk pangan.

Sebanyak 11 varian olahan singkong ditampilkan. Produk tersebut terdiri dari makanan tradisional seperti getuk, lupis, cenil, kolak, tape, singkong kukus, dan singkong goreng.

Selain itu, terdapat sejumlah produk yang dikemas sebagai camilan, seperti keripik tete, kericik dengan berbagai varian rasa, serta korket berbahan singkong.

Ragam olahan itu mendapat perhatian dari H. Bambang Budianto, yang menjadi salah satu sponsor kegiatan. Ia bahkan membeli seluruh produk olahan singkong yang dipamerkan di stan tersebut.

Bambang mengatakan, langkah yang dilakukan sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas pemuda tani dalam mengembangkan hasil pertanian lokal.

“Saya bangga dengan produk-produk pertanian ini. Saya borong untuk keluarga dan karyawan agar mereka tahu bahwa hasil olahan tani lokal tidak kalah bersaing dengan produk-produk modern,” kata Bambang.