KAMPUS, SUMENEP – Menulis dimulai dari hal-hal kecil: memilih kata, menyusun kalimat, lalu memberi tanda baca pada tempatnya. Dari dasar itulah mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Annuqayah (UA) Posko 04 mengajak santri Pondok Pesantren Manarul Huda, Panggung, Pakamban Daya, Pragaan, Sumenep, berlatih menulis.

Pelatihan literasi kepenulisan ini digelar rutin setiap malam Rabu dan malam Kamis sebagai salah satu program kerja KKN Posko 04.

Suasana belajar dibuat tidak kaku. Tutor menyelipkan kuis di antara materi. Santri diminta menjawab pertanyaan, membedakan kalimat yang tepat dan keliru, kemudian memperbaikinya bersama-sama.

Materinya pun tidak jauh dari keseharian mereka. Santri belajar menggunakan huruf kapital, tanda baca, memilih kata, dan menyusun kalimat agar gagasan mudah dipahami.

Bagi tutor, persoalan menulis bukan semata-mata tentang banyaknya kata. Cara sebuah gagasan ditulis ikut menentukan apakah pesan sampai kepada pembaca.

Koordinator Divisi PSDM KKN Posko 04, Imraatul Jamilah, mengatakan pelatihan tersebut diarahkan untuk mengenalkan dasar-dasar menulis sejak dini. Dengan begitu, santri diharapkan terbiasa memperhatikan ketepatan penulisan.

Pelatihan ini menurutnya tidak diarahkan untuk menjadikan santri seketika mahir menulis.

"Targetnya sederhana, membuat mereka terbiasa menulis dengan benar," katanya.

Syarifah, salah satu tutor, mengatakan kegiatan itu menjadi ruang bagi santri untuk mengembangkan kemampuan menulis.

“Tujuan dari diadakannya pelatihan literasi ini adalah agar santri di sini dapat mengembangkan kemampuan menulis. Itu saja,” ungkap dia.