NEWS SUMENEP, DIMADURA – Jagat maya diramaikan kabar Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo diduga menggunakan empat mobil dinas (Mobdin) mewah dalam menjalankan tugasnya sebagai kepala daerah. Salah satu kendaraan dinas tersebut bahkan tercatat memiliki nilai fantastis mencapai Rp2 miliar, sebagaimana dilansir Mediajatim, Kamis 10 April 2025.
Empat kendaraan dinas tersebut masing-masing adalah:
- Mitsubishi Pajero Sport (SUV 7-seater), tahun 2016, pelat nomor M 1236 VP, dibeli dengan APBD sebesar Rp450.227.500.
- Mercedes-Benz GLS 400 AT (X166), tahun 2017, pelat nomor M 1367 VP, dibeli menggunakan APBD sebesar Rp2.005.525.000.
- Hyundai Ioniq Signature AT warna hitam, pelat nomor M 1541 VP, dibeli pada 2021 dengan APBD sebesar Rp686.000.000.
- Hyundai Santa FE Gasoline Signature AT, warna hitam, pelat nomor M 1 TP, dengan nilai pengadaan Rp682.000.000.
Dalam update berita sebelumnya, Selasa (8/4), Mediajatim mengungkap adanya ketidaksesuaian pelat nomor pada dua kendaraan Hyundai tersebut.
Dalam dokumen Kartu Inventaris Barang (KIB) B Setda Sumenep, pelat M 1 TP seharusnya melekat pada Hyundai Santa FE, namun secara fisik ditemukan menempel di Hyundai Ioniq. Upaya konfirmasi kepada Sekda Edy Rasiyadi tidak membuahkan hasil.
Klarifikasi Kabag Umum Setkab Sumenep
Di tengah derasnya kabar penggunaan empat mobil mewah tersebut, Kepala Bagian Umum Setdakab Sumenep, Suharjono, memberikan klarifikasi.
Ia menegaskan bahwa selama dua periode kepemimpinan, Bupati Fauzi hanya melakukan pengadaan dua unit mobil dinas baru.
“Selama 2 periode Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo hanya melakukan 2 pengadaan mobil dinas merek Hyundai. Terkait hal ini tentu masyarakat wajib tahu,†kata Suharjono, sebagaimana dilansir Detikzone, Sabtu 12 April 2025.
Kedua unit mobil tersebut adalah:
Hyundai Ioniq Signature AT, warna hitam tahun 2021, pelat nomor M 1541 VP.
Hyundai Santa FE Gasoline Signature AT, tahun 2021, pelat nomor M 1 TP.

