SURABAYA – Sebanyak 21 wartawan peserta Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan ke-24 yang diselenggarakan oleh Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKW) Universitas Dr. Soetomo atau Unitomo Surabaya dinyatakan kompeten. Namun, di balik keberhasilan tersebut, para pemegang kartu UKW diingatkan agar menjaga integritas dan etika profesi dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Pesan tegas itu disampaikan Koordinator Penguji UKW Unitomo, Syaiful Anam, saat penutupan UKW yang berlangsung di Aula Unitomo Lantai IV, Minggu (28/6/2026).
"Kalau mau berbuat nakal, kembalikan saja kartu UKW-nya," pesan pria yang akrab disapa Cak Anam tersebut di hadapan para peserta.
UKW Angkatan ke-24 kali ini diikuti oleh 21 peserta yang terdiri atas 11 wartawan jenjang muda, delapan wartawan jenjang madya, dan dua wartawan jenjang utama. Seluruh peserta berhasil menyelesaikan rangkaian uji kompetensi dengan predikat kompeten.
Prosesi penutupan dihadiri jajaran pengurus LUKW Unitomo, yakni Zulaikha dan Kanthti Wiyoto, serta para penguji antara lain Jay Wijayanto, Dhoan Widhiandono, Hairul Anam, serta penguji magang Hari Cahyo Santoso dan Yuristiarso Hidayat.
Menurut Cak Anam, capaian seluruh peserta yang dinyatakan kompeten merupakan sesuatu yang istimewa. Sebab, sepanjang penyelenggaraan UKW Unitomo yang telah memasuki angkatan ke-24 dengan total sekitar 400 wartawan peserta, hampir selalu ada peserta yang belum berhasil memenuhi standar kompetensi.
"Ini patut disyukuri karena seluruh peserta berhasil meraih predikat wartawan kompeten," katanya.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa sertifikat dan kartu UKW bukanlah simbol untuk berbangga diri ataupun menunjukkan superioritas di hadapan wartawan lainnya. Sebaliknya, status wartawan kompeten harus tercermin dalam perilaku, integritas, serta kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik dalam menjalankan profesi.
"Profesionalisme wartawan bukan hanya diukur dari karya jurnalistik yang dihasilkan, tetapi juga dari etika dan adab dalam menjalankan tugas," tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris LUKW Unitomo, Zulaikha, mengajak seluruh alumni UKW untuk tetap menjaga komunikasi melalui grup yang telah dibentuk serta ikut menjaga nama baik Unitomo Surabaya.

