Hasil produksi nantinya diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi warga binaan melalui sistem premi atau tabungan, tetapi juga berkontribusi terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Tak hanya itu, H. Bambang mengungkapkan bahwa pihaknya bersama Lapas Kelas IIA Pamekasan juga berencana membangun pabrik kecap di lingkungan lapas sebagai bagian dari pengembangan program pembinaan kemandirian berbasis agroindustri.
Kolaborasi antara Lapas Pamekasan dan CV Ayunda Permata Sejahtera ini menjadi komitmen bersama untuk menciptakan pembinaan yang lebih produktif sekaligus mendukung penguatan ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Program hortikultura ini diharapkan mampu mengubah stigma terhadap mantan warga binaan.
"Dengan bekal keterampilan yang dimiliki, mereka diharapkan dapat lebih mudah memperoleh pekerjaan atau membangun usaha sendiri setelah menyelesaikan masa pidana," tukas Owner CV Ayunda Permata Sejahtera. ***

