“Untuk kebiasaan sehari-harinya, sama sih ya, layaknya anak-anak seperti biasanya, tapi lebih ke kegiatan-kegiatan positif. Saya arahkan ke sana.”
BEGITU kata ibunda Haura Bintany Lathifah, Arimas Valentina Fitri Pasa, pasangan hidup Aji Prasetya Budiman, saat diwawancara wartawan dimadura, Senin (17/8/2026).
Bintan, akrab disapa, berhasil membuat ratusan peserta upacara HUT ke-81 RI di halaman kantor Pemkab Sumenep bertepuk tanda salut.
Ia tampil membawakan puisi “Ibu Pertiwi” karya Bupati Sumenep dan sebuah lagu karya Mhala dan Tantra Numata, “Lukisan Indonesia” yang membawa pesan tentang keindahan negeri.
RUPANYA, panggung di halaman kantor pemerintah itu bukan panggung pertama bagi gadis kelahiran 2 April 2015 tersebut. Jauh sebelum namanya disebut dalam sebuah acara kenegaraan di hadapan pejabat dan tokoh masyarakat, Bintan sudah terbiasa berhadapan dengan panggung, mikrofon, bait-bait puisi, dan lagu.
Ia belajar, bahwa suara yang baik tidak cukup hanya terdengar. Ia mesti membawa sesuatu.
Bintan masih duduk di kelas 5 SDIT Al-Wathoniyah, Sumenep. Anak pertama dari tiga bersaudara. Usianya baru sebelas tahun, tetapi daftar pengalamannya di panggung lomba mulai panjang. Ada piala menyanyi solo, baca puisi, mendongeng, hingga lomba lagu nasional dan lagu Madura.

