NEWS, DIMADURA – Sejumlah warga Kabupaten Sumenep yang tergabung dalam Kelompok Pengolah dan Pemasar Hasil Perikanan (Poklahsar) terpilih mengikuti Workshop Diversifikasi dan Inovasi Produk Pangan Kelautan dan Perikanan edisi pembuatan Es Kopyor Rumput Laut yang digelar secara daring, Kamis (12/03/2026).
Peserta dari Kabupaten Sumenep yang terpilih berasal dari Poklahsar Sumber Laut dan Poklahsar Sumur Tumpang yang berada di Kecamatan (Pulau) Giligenting, salah satu wilayah pesisir yang dikenal sebagai sentra budidaya rumput laut di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.
Kegiatan ini merupakan program dari Balai Besar Pengujian Penerapan Produk Kelautan dan Perikanan (BBP3KP) di bawah Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Workshop ini bertujuan meningkatkan kreativitas masyarakat pesisir dalam mengolah potensi hasil laut, khususnya rumput laut, menjadi produk bernilai tambah.
Dalam pelatihan tersebut, para peserta tidak hanya mendapatkan materi teori, tetapi juga praktik langsung pembuatan es kopyor berbahan dasar rumput laut.
Minuman inovatif itu memadukan sensasi segar es kopyor dengan tekstur rumput laut yang diolah secara khusus sehingga menyerupai daging kelapa kopyor.
Produk tersebut dinilai memiliki peluang pasar yang cukup besar karena termasuk minuman kekinian dengan bahan baku lokal yang mudah diperoleh.
Selain memberikan variasi produk olahan perikanan, inovasi ini juga berpotensi meningkatkan nilai ekonomi hasil budidaya rumput laut masyarakat.
Para peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai teknik pengolahan bahan baku, standar kebersihan produk, hingga strategi pengemasan agar produk lebih menarik dan mampu bersaing di pasar.
Tak hanya itu, workshop ini menjadi ruang diskusi bagi pelaku usaha olahan perikanan dari berbagai daerah di Indonesia.

