SUMENEP, DIMADURA Irama musik tradisional Tongtong Gong Mania menggema di sejumlah ruas jalan Kota Sumenep saat ratusan siswa SMPIT Al-Hidayah mengikuti Pawai Muharram 1448 Hijriah, Selasa (16/6) malam.

Kegiatan yang menjadi bagian dari Kegiatan Akhir Tahun (KAT) tersebut melibatkan siswa kelas VII dan VIII putra maupun putri. Warga tampak antusias menyaksikan rombongan pawai yang membawa atribut bernuansa Islami dan lampion warna-warni.

Pawai dilepas secara resmi oleh Ketua Yayasan SMPIT Al-Hidayah Sumenep, Muhammad Fachri. Prosesi pelepasan ditandai dengan pemotongan pita. Kegiatan tersebut turut didampingi Kepala Sekolah Raudlatul Makiyah, Ketua Panitia Achmad Irham Rofiqi, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Nur Hidayati, serta jajaran dewan guru.

    

Sebelum pelepasan peserta, Muhammad Fachri menyampaikan bahwa Muharram merupakan bulan yang dimuliakan Allah SWT. Momentum tahun baru Islam, menurutnya, patut disambut dengan kegiatan yang mengandung nilai ibadah.

"Malam ini kita melaksanakan Pawai Muharram dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Ini adalah momen yang sangat spesial bagi kita semua sebagai umat Islam," katanya.

Fachri menjelaskan bahwa Muharram termasuk salah satu dari empat bulan yang dihormati dalam Islam.
    SEMANGAT: Peserta Pawai Muharram SMPIT Al-Hidayah 1448 Hijriah Bersiap Berangkat. (Foto: Mazdon/doc.dimadura)

 

"Bulan Muharram adalah bulan yang dirahmati Allah Subhanahu wa Ta'ala dan termasuk salah satu dari empat bulan yang sangat dihormati. Karena itu, kita diperintahkan untuk menghormatinya dengan memperbanyak amal ibadah dan kebaikan," ujarnya.

Menurut dia, pawai Muharram menjadi salah satu bentuk penghormatan terhadap bulan yang mulia tersebut. Kegiatan itu juga menjadi sarana mengingatkan masyarakat tentang pentingnya menyambut tahun baru Islam dengan meningkatkan keimanan.