"Salah satu bentuk penghormatan kita kepada bulan Muharram adalah melalui kegiatan pawai ini. Kita ingin mengingatkan masyarakat bahwa bulan ini adalah bulan kaum muslimin yang patut disambut dengan syukur, ibadah, dan semangat kebaikan," tuturnya.
Ia juga mengimbau seluruh peserta untuk mengisi perjalanan pawai dengan dzikir, shalawat, dan doa.
"Selama perjalanan nanti, mari kita isi dengan dzikir, shalawat, dan doa. Jadikan pawai ini bukan hanya meriah, tetapi juga bernilai ibadah di sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala," pesannya.
Usai dilepas, rombongan pawai bergerak menyusuri sejumlah ruas jalan di Kecamatan Kota. Gemerlap lampion berpadu dengan tabuhan Tongtong Gong Mania. Suasana tersebut menciptakan kemeriahan yang menyedot perhatian masyarakat.

Ketua Panitia Pawai Muharram SMPIT Al-Hidayah 1448 H, Achmad Irham Rofiqi, berharap kegiatan tersebut memperkuat karakter religius peserta didik.
Menurutnya, pawai Muharram menjadi media pembelajaran yang mengenalkan makna Tahun Baru Islam secara langsung kepada siswa. Kegiatan itu juga menjadi sarana syiar di tengah masyarakat.
"Kami ingin membentuk generasi yang memiliki karakter religius. Generasi yang bangga dengan identitas keislamannya. Generasi yang mampu menghadirkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari," kata Irham.
Ia menegaskan bahwa pawai Muharram bukan sekadar agenda tahunan. Kegiatan tersebut menjadi ruang pembelajaran yang menghadirkan nilai-nilai Islam dalam pengalaman nyata.
"Harapan kami, anak-anak semakin mencintai ajaran Islam. Semangat ibadah semakin kuat. Kesadaran untuk berbuat baik kepada sesama semakin tumbuh. Muharram harus menjadi momentum perbaikan diri," pungkasnya.
