SUMENEP, DIMADURA – Konsistensi pelaksanaan Madura EV-Day selama empat tahun berturut-turut dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Kabupaten Sumenep.
Melalui kegiatan ini, PT PLN (Persero) bersama Pemerintah Kabupaten Sumenep terus mendorong percepatan transisi menuju penggunaan energi bersih di tengah masyarakat.
Madura EV-Day 2026 yang digelar di Taman Adipura Sumenep, Minggu (21/6), ini menjadi sarana edukasi sekaligus sosialisasi mengenai manfaat kendaraan listrik, mulai dari efisiensi energi, pengurangan emisi karbon, hingga dukungannya terhadap pembangunan berkelanjutan.
Kegiatan tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, di antaranya jajaran manajemen PLN UID Jawa Timur, PLN UP3 Madura, Pemerintah Kabupaten Sumenep, Forkopimda, serta pelaku usaha yang memiliki komitmen terhadap pengembangan energi ramah lingkungan.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, mengapresiasi konsistensi PLN dalam mendukung percepatan penggunaan kendaraan listrik di daerah sejak 2022. Menurutnya, kolaborasi yang terjalin antara pemerintah daerah dan PLN menjadi modal penting dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penggunaan energi bersih.
"Kegiatan EV-Day ini diharapkan menjadi pemicu meningkatnya kesadaran dan minat masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik," ujarnya.
Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UID Jawa Timur, Andre P. R. Lengkong, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor merupakan faktor utama dalam mempercepat pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik.
"PLN secara konsisten terus mendorong pengembangan green energy ecosystem. Madura EV-Day menjadi wadah strategis untuk memberikan edukasi, memperkenalkan kendaraan listrik, sekaligus mengajak masyarakat beralih menggunakan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan," katanya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Wira Usaha Sumekar, Zeinul Ubbadi, menilai pengembangan kendaraan listrik tidak hanya berdampak pada upaya menekan emisi karbon, tetapi juga berpotensi membuka peluang ekonomi baru berbasis teknologi hijau.
Menurutnya, sinergi antara dunia usaha, pemerintah daerah, dan penyedia energi menjadi kunci dalam mempercepat terwujudnya kemandirian energi sekaligus meningkatkan daya saing daerah di masa depan.
Melalui Madura EV-Day 2026, diharapkan pemahaman masyarakat terhadap kendaraan listrik terus meningkat seiring pengembangan infrastruktur pendukung dan kemudahan akses layanan yang tersedia, sehingga percepatan transisi energi bersih di Kabupaten Sumenep dapat berjalan lebih optimal. ***
