“Kami akan mengawal proses pembangunan rumah bantuan ini agar hasilnya benar-benar layak ditempati dan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh penerima,” katanya.

Berdasarkan pendataan pemerintah desa, kondisi rumah kedua penerima bantuan memang memerlukan penanganan segera.

Rumah milik Hasik yang dihuni bersama keluarganya telah mengalami kemiringan dan harus disangga dengan kayu agar tidak roboh.

Adapun rumah Rupaida berukuran sangat kecil dan belum memiliki sambungan listrik mandiri sehingga selama ini masih menumpang aliran listrik dari rumah tetangga.

"Kami akan terus berupaya memperluas jangkauan penyaluran bantuan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, termasuk warga yang tinggal di kawasan kepulauan terluar," tegasnya. ***