Ia berharap hasil penilaian tersebut dapat membawa Kabupaten Sumenep masuk dalam kategori kabupaten inovatif.

"Kita berharap minimal kita masuk dalam kabupaten yang inovatif," ucap Siswahyudi.

Ia menyebut sektor kesehatan menjadi bidang yang paling banyak menyumbangkan inovasi pada 2026. Setelah sektor kesehatan, inovasi juga banyak berasal dari Dinas Pertanian.

Menurut Siswahyudi, peningkatan jumlah inovasi tidak hanya berasal dari OPD. Kesadaran individu untuk menghasilkan inovasi juga mulai tumbuh.

"Alhamdulillah tahun ini kesadaran dalam berinovasi ada peningkatan, baik dari perorangan maupun OPD," katanya.

Siswahyudi mengaku, BRIDA Sumenep juga masih memfokuskan pengembangan inovasi pada sejumlah aspek yang berkaitan dengan kebijakan. Selain itu, terdapat riset yang diarahkan pada penerapan secara langsung di tengah masyarakat.

Salah satu fokus tersebut ialah pengembangan aplikasi yang dapat membantu meningkatkan efektivitas sekaligus mempermudah pelayanan.

"Ada riset yang memang sifatnya aplikatif, yaitu aplikasi yang dapat membantu mempermudah pelayanan," pungkasnya. ***