“Insyaallah bila semua sudah kami investigasi, kami akan melakukan pendekatan dan komunikasi dengan pihak keluarga yang berduka,” ujarnya.

Namun, hingga berita ini ditulis, manajemen belum memaparkan hasil investigasi secara terperinci maupun memastikan kapan penjelasan tersebut akan disampaikan kepada keluarga dan publik.

Sejumlah pertanyaan masih menunggu jawaban, mulai dari jenis obat yang diberikan kepada Dani, alasan infus dimatikan, tindakan medis ketika pasien mengalami muntah dan kejang, hingga penyebab kematiannya.

Redaksi telah berulang kali menghubungi Sandra Rahestri melalui WhatsApp untuk meminta konfirmasi dan perkembangan investigasi, tetapi belum mendapatkan jawaban lebih lanjut.

Hingga berita ini diterbitkan, penyebab kematian Dani belum dapat dipastikan berdasarkan keterangan medis yang diperoleh redaksi. Dugaan mengenai kaitan suntikan dengan kondisi pasien juga masih memerlukan penjelasan dan pemeriksaan medis lebih lanjut. ***