Wabup Dewi Khalifah kemudian menjelaskan arti kalimat dhe' nong dhe' ne' nang.

"Dhe' nong dhe' artinya merunduk, mengajarkan kepada anak-anak agar menjadi pribadi yang tawadhu' dan menghormati kepada yang lebih tua," jelasnya.

"Bahkan di lagunya berbunyi nong ta' nong dhe' jaga jaggur. Artinya kalau tidak merunduk maka dia akan disisihkan oleh masyarakat," imbuhnya gamblang.

Tujuan digelarnya festival tan-pangantanan oleh Pemkab Sumenep ini menurutnya untuk mengajarkan pendidikan kebudayaan kepada anak-anak.

"Inilah bagian dari rangkaian Kalender of Event Sumenep, mudah-mudahan ini bisa mengangkat roda perekonomian Sumenep, menggerakkan pelaku UMKM," tandasnya.***