“Ya, kami akan meminta maaf kepada dia (Buzairi, red),†ujarnya.
Ciptakan Kebingungan Publik
Upaya konfirmasi lebih lanjut sejumlah wartawan, dengan mendatangi langsung kantor KPU Sumenep yang berlokasi di Jalan Asta Tinggi, No.99 Kebunagung Temor Lorong, tidak membuahkan hasil yang berarti.
Enam orang wartawan yang bertugas di wilayah Kabupaten Sumenep hanya disambut resepsionis. Sembari mengabulkan permintaan agar mengisi buku tamu, satu jam lebih menunggu, tidak ada satupun dari komisioner KPU Sumenep yang berani keluar menemui tamu wartawan.
Entahlah, apakah gerangan yang tengah memeluk hati para komisioner KPU Sumenep sehingga sampai saat ini tetap tidak rela untuk melepas "pelukan" dengan Buzairi. Wallahu a'lam!
Di sisi lain, si "minyak jujung" Buzairi, hingga kini masih belum bisa dikonfirmasi.
Dihubungi wartawan beberapa kali melalui saluran telepon miliknya sekitar pukul 20.00 WIB, untuk mengonfirmasi posisinya sebagai pengurus harian PAC PKB Dasuk, tidak ada respon dari yang bersangkutan.
Diberitakan sebelumnya, KPU Sumenep meloloskan Bendahara PAC PKB Kecamatan Dasuk sebagai anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Jelbudan, Kecamatan Dasuk.
Tidak hanya diloloskan, bendahara PAC PKB yang bernama Buzairi itu juga resmi dilantik bersama ribuan PPS di Graha Adi Poday Sumenep, Minggu (26/5/2024).
Data Buzairi sebagai pengurus harian PAC PKB tercatat dalam Sistem Informasi Partai Politik (Sipol). Di laman tersebut, tertera nama Bizairi dengan SK Pengurus: DASUK 7483/DPW-25/01/VI/2022, tertanggal 6 Juni 2022.***