Menurut penulis, kelebihan ngopi di warung daripada di kafe adalah tentang suasana keakraban antara si penjual dan para pembeli.

Penjual di warung yang baik biasanya akan lebih akrab dan lebih bersahabat daripada bos kafe dan pelayannya.

Satu lagi, bahwa walaupun harga makaman dan minuman di warung lebih murah daripada di kafe, tapi bagi sebagian orang, nongkrong di warung lebih nyaman dan enjoy daripada nyantai di kafe.

Menurut mereka, selain penjual di warung biasanya sangat bersahabat, suasana yang disuguhkan secara alami saat ngopi di warung tak dapat tergantikan dengan suasana yang disuguhkan kafe.

Selain lebih sederhana dan tampak bersahaja, latar sawah pedesaan dan lalu-lalang kendaraan pinggiran kota saat marung bisa juga menjadi pertimbangan.

Sebaliknya, bagi sebagian orang, terutama anak-anak muda, nongkrong di kafe akan terasa lebih enjoy dan keren daripada duduk di warung.

Bagi mereka, fasilitas swafoto, musik dengan sound sistem yang dapat di-request sesuai permintaan menjadi alasan mengapa mereka lebih memilih ngafe daripada marung.

Nah, sampai di sini, menurut pembaca, mana lebih enak antara marung dan ngafe?

Bangkal, 14 Februari 2022