SEJARAH, DIMADURA – Raden Abdul Halim Perdana Kusuma, adalah putra dari RH. Moh. Bahaudin Wongsotruno dan R. Ayu Siti Aisyah.
Lahir di Sumenep, yang rumahnya di Jl. Halim Perdanakusuma, Pasarsore, Kelurahan Kepanjin Sumenep, sekarang ditempati panti asuhan dan Taman Kanak-kanak (TK) Tat Twam Asi, karena telah dihibahkan kepada Dinas Sosial kala itu.
R.H. Moh. Bahaudin Wongsotruno dengan jabatan terakhir sebagai Patih Sampang. Pada tembok depan rumahnya ditempel sebuah Prasasti.
Selama Perang Dunia kedua, Halim Perdana Kusuma bertugas di Inggris sebagai Royal Air Force (Angkatan Udara Kerajaan Ingris).
Beliau masuk squadron tempur, terdiri atas pesawat Lancaster dan Liberator, dengan pangkat Letnan Penerbang.
Halim Perdana Kusuma adalah salah seorang kulit berwarna yang bergabung dalam kesatuan Angkatan Udara Inggris.
Tanggal 29 September 1945 tentara Sekutu terdiri dari Ingris, Amerika, Australia dan NICA (Belanda) mendarat di Jakarta dibawah pimpinan Jendral Christison.
Keesokan harinya, Halim Perdana Kusuma dengan dibekali nota oleh Sutan Sahrir mendarat di Kediri.
Setelah tiba di Kediri langsung ditangkap oleh tentara Republik karena dicurigai sebagai tentara NICA. Setelah nota dari Sutan Sahrir diberikan, maka dilepaskannya.
Suryadarma segera memerintahkan kepada Ajudannya Kapten Udara Arifin Marzuki untuk menghubungi dan mengajak Halim Perdana Kusuma agar mengabdi kepada perjuangan bangsa di Angkatan Perang Republik Indonesia.