dimadura
Beranda Tomang Nasional Viral Warung Madura Diduga Jadi Sasaran Arogansi Oknum TNI, Pemilik Nyaris Dikeroyok

Viral Warung Madura Diduga Jadi Sasaran Arogansi Oknum TNI, Pemilik Nyaris Dikeroyok

Kolase Tangkap Layar Video Viral Saat Pemilik Warung Madura Ditonjok Diduga Oknum TNI lalu Didatangi dan Dikeroyok Belasan Rekannya (Istimewa/doc.dimadura)

Insiden yang dipicu transaksi QRIS di sebuah Warung Madura memantik perhatian publik setelah dugaan intimidasi dan perusakan oleh rombongan yang disebut terkait anggota TNI viral di media sosial.


Cropped Cropped Dimadura Logo2 1 150X150 1NEWS NASIONAL, DIMADURA – Sebuah video dan narasi mengenai dugaan tindakan intimidatif yang menyeret nama oknum anggota aktif Tentara Nasional Indonesia viral di media sosial. Peristiwa itu disebut terjadi di Warung Madura DRP Toko Adi Jaya, Minggu tanggal 3 Mei 2026.

Berdasarkan informasi yang beredar, insiden bermula dari transaksi pembelian rokok menggunakan sistem QRIS.

Dalam proses pembayaran tersebut, diduga terjadi selisih nominal atau kendala transaksi yang kemudian memicu adu argumentasi antara seorang pelanggan dengan penjaga warung, seorang perempuan.

Situasi memanas setelah pelanggan tersebut diduga melontarkan ucapan yang dinilai merendahkan pihak warung.

Suami penjaga warung yang berada di lokasi disebut tidak terima atas perlakuan tersebut, hingga cekcok pun tak terhindarkan.

Ketegangan berlanjut ketika terjadi dugaan upaya pemukulan terhadap pasangan pemilik warung.

Dalam narasi yang beredar, pelanggan tersebut kemudian menghubungi sejumlah rekannya yang disebut berasal dari satu kesatuan.

Tak lama berselang, sekitar 15 orang mendatangi lokasi. Kedatangan rombongan itu diduga menimbulkan suasana mencekam. Pemilik warung disebut sempat mendapat tekanan dan nyaris menjadi korban pengeroyokan.

Tak hanya intimidasi, sejumlah barang dagangan juga dilaporkan mengalami kerusakan. Beberapa produk disebut rusak setelah terinjak saat kericuhan berlangsung.

Peristiwa ini memicu reaksi luas dari warganet. Banyak pihak mengecam dugaan tindakan arogan yang melibatkan aparat dan mendesak adanya langkah tegas dari institusi terkait untuk mengusut kejadian tersebut.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang maupun dari institusi Tentara Nasional Indonesia terkait dugaan keterlibatan anggotanya. ***

Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.

Follow
Komentar
Bagikan:

Konten Iklan