dimadura
Beranda Tomang Sumenep TMMD Ke-127 di Sumenep Rampung, Bupati Fauzi: Percepat Pemerataan Pembangunan Desa

TMMD Ke-127 di Sumenep Rampung, Bupati Fauzi: Percepat Pemerataan Pembangunan Desa

SIMBOLIS. Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menerima dokumen hasil program TMMD ke-127 dari Danrem 084/Bhaskara Jaya Danny Alkadrie saat upacara penutupan di halaman Kantor Pemkab Sumenep. (foto:ist/doc.dimadura)

Cropped Cropped Dimadura Logo2 1 150X150 1NEWS DIMADURA – Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, resmi berakhir.

Seluruh rangkaian kegiatan yang menjadi bagian dari program tersebut dinyatakan selesai dan ditutup melalui upacara yang digelar di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep pada Rabu (11/3).

Penutupan program ditandai dengan penandatanganan naskah hasil pekerjaan yang dilakukan oleh pihak TNI kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep. Prosesi tersebut berlangsung di hadapan sejumlah pejabat daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo hadir langsung dalam upacara penutupan tersebut. Acara itu juga disaksikan oleh Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Danny Alkadrie, yang turut memantau jalannya penutupan program.

Selain jajaran Forkopimda, kegiatan tersebut juga dihadiri pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Sumenep. Program TMMD tahun ini dipusatkan di Desa Mandala, Kecamatan Rubaru.

Dalam pelaksanaannya, TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga kegiatan nonfisik.

Program fisik mencakup pembangunan dan perbaikan infrastruktur desa, sementara kegiatan nonfisik berupa berbagai penyuluhan kepada masyarakat yang melibatkan sejumlah instansi pemerintah.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif TNI dalam mendukung percepatan pembangunan desa di wilayahnya.

Menurut dia, berbagai infrastruktur yang telah dibangun melalui program tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Berbagai kegiatan yang dilaksanakan TMMD merupakan wujud nyata upaya percepatan dan pemerataan pembangunan desa, baik melalui pembangunan infrastruktur maupun peningkatan kapasitas sumber daya manusia masyarakat,” katanya, Rabu (11/3).

Sementara itu, Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Danny Alkadrie menjelaskan bahwa TMMD merupakan kelanjutan dari program ABRI Masuk Desa (AMD) yang telah berjalan sejak tahun 1980.

Program tersebut terus dilanjutkan sebagai bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.

Dia berharap hasil pembangunan melalui TMMD ke-127 dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan aktivitas masyarakat, khususnya dalam hal akses transportasi.

“Jalan yang sebelumnya masih berupa tanah atau diperkeras, kini sudah diaspal sehingga lebih aman dan nyaman dilalui masyarakat,” tuturnya.

Di sisi lain, Komandan Satuan Tugas TMMD ke-127 Kodim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan program tersebut tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak.

Menurut dia, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan penyelesaian seluruh pekerjaan.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga dan merawat hasil pembangunan yang telah dikerjakan bersama tersebut.

“TMMD bukan sekadar program pembangunan, tetapi wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Berkat kerja sama semua pihak, seluruh pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu,” katanya. (*)

Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.

Follow
Komentar
Bagikan:

2

Konten Iklan