dimadura
Beranda Congkop Profil Dua Kader PDIP Jatim Terima Penghargaan PWI Jatim di Puncak HPN 2026

Dua Kader PDIP Jatim Terima Penghargaan PWI Jatim di Puncak HPN 2026

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, saat menerima penghargaan PWI Jatim mewakili MH Said Abdullah di Puncak HPN 2026 (Foto: Doc. Dimadura)

Cropped Cropped Dimadura Logo2 1 150X150 1NEWS PROFIL, DIMADURA Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur sekaligus Ketua Badan Anggaran DPR RI, Said Abdullah, menerima penghargaan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur pada puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Agenda tersebut digelar di Dyandra Convention Hall, Surabaya, Kamis (16/04/2026).

Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja Said Abdullah yang dinilai memberi dampak luas, terutama pada pengelolaan kebijakan fiskal nasional.

Kalangan pers menilai arah kebijakan yang diambil tetap berpihak pada kepentingan publik dan tidak membebani masyarakat.

Pada momentum yang sama, penghargaan juga diberikan kepada Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. Ia dinilai berhasil menghadirkan berbagai inovasi kebijakan yang responsif terhadap kebutuhan warga Kota Surabaya.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi bukti kerja kader partai mendapat perhatian dari insan pers.

“Ini merupakan puncak peringatan Hari Pers Nasional. Dua kader terbaik kami memperoleh penghargaan dari rekan-rekan PWI,” katanya, seusai mewakili Said Abdullah menerima penghargaan.

Deni menjelaskan, Said Abdullah dinilai mampu menjaga keseimbangan kebijakan fiskal negara secara baik hingga mendapat pengakuan dari kalangan media.

Eri Cahyadi juga mendapat apresiasi atas kepemimpinannya yang dinilai progresif serta terbuka pada berbagai inovasi.

Penghargaan tersebut dinilai menjadi motivasi bagi seluruh kader untuk terus menghadirkan kerja nyata di tengah masyarakat.

Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, partai politik, dan media dalam membangun ekosistem informasi yang sehat dan kredibel. Peran pers dinilai tetap vital di tengah derasnya arus informasi digital.

“Pers harus tetap menyuarakan kebenaran dan tidak terpengaruh hoaks. Perannya sangat penting sebagai penyeimbang di tengah arus informasi media sosial,” tandasnya.

***

Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.

Follow
Komentar
Bagikan:

Konten Iklan