Kurban Sapi Jumbo Ali Zainal Abidin, 1,05 Ton Doa untuk Mendiang Ibunda
NEWS, DIMADURA – Founder BIP Foundation, Ali Zainal Abidin, mempersembahkan sapi kurban seberat 1,05 ton sebagai wujud cinta, doa, dan bakti kepada mendiang ibundanya di momen Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah / 2026 Masehi.
Sapi jumbo tersebut ia kurbankan khusus untuk almarhumah Ainun binti Abdullah Bani, ibunda tercinta Ali, serta almarhum Umar bin Said Sabibi dan almarhum Abdul Rahim bin Abdul Wachdin.
Menurut dia, Iduladha merupakan momentum spiritual untuk terus mengirimkan doa dan menjaga ikatan kasih sayang kepada orangtua yang telah wafat.
“Kurban ini saya persembahkan untuk ibunda dan orangtua kami. Semoga diterima oleh Allah SWT dan menjadi amal jariyah yang memberatkan timbangan kebaikan mereka di akhirat,” katanya, dengan mata berkaca-kaca.
Ia lanjut menyampaikan bahwa pengorbanan seorang anak tidak akan pernah mampu membalas jasa orangtua, terutama kasih sayang seorang ibu. Sebab itu, melalui ibadah kurban tersebut, dirinya berharap dicatat sebagai anak yang saleh dan berbakti.
“Sudah sepantasnya kita yang masih hidup terus mengirimkan kebaikan untuk mereka. Semoga Allah menerima seluruh amal ibadah kita hari ini,” tuturnya.
Kehadiran sapi raksasa berbobot lebih dari satu ton itu menyita perhatian masyarakat di lokasi penyembelihan.
Ali menegaskan, inti dari ibadah kurban terletak pada ketulusan dan keikhlasan dalam berbagi kepada sesama.
Dengan jumlah daging yang melimpah, kurban tersebut diharapkan mampu menjangkau lebih banyak kaum dhuafa dan masyarakat membutuhkan di berbagai pelosok Pamekasan.
Aksi itu sekaligus mempertegas komitmen kemanusiaan yang selama ini dibangun Ali Zainal Abidin melalui BIP Foundation.
Sejak berdiri pada 2023, yayasan tersebut aktif bergerak di bidang sosial, mulai dari santunan anak yatim, pembangunan rumah tahfidz, hingga bantuan kemanusiaan lintas daerah.
Nama BIP Foundation belakangan semakin dikenal publik Madura melalui berbagai gerakan sosial berskala besar.
Pada April 2026 lalu, yayasan tersebut sukses menggelar program “Memetik Berkah melalui Senyum Anak-anak Surga” di Bakorwil IV Pamekasan dengan menghadirkan sekitar 2.000 anak disabilitas beserta orang tua mereka dalam suasana penuh haru.
Tak hanya itu, BIP Foundation juga menjalankan sejumlah program strategis lain. Salah satunya melalui LBH Bani Insan Peduli yang memberikan layanan bantuan hukum gratis bagi masyarakat miskin, meliputi advokasi HAM, sengketa tanah, perkara pidana dan perdata, hingga perlindungan perempuan dan anak.
Selain itu, yayasan tersebut juga berhasil mencatatkan namanya di Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) lewat kegiatan buka puasa bersama sekaligus belanja baju Lebaran massal untuk 3.000 anak yatim di Pamekasan.
Program serupa kemudian turut digelar di sejumlah daerah lain seperti Sumenep, Malang, Lamongan, hingga Cirebon.
BIP Foundation juga mendirikan Istana Tahfidz Alquran MBS, yakni pusat pendidikan tahfidz gratis bagi anak yatim dan dhuafa yang berada di Kampus IAI Tihamah Cirebon.
Melalui momentum Iduladha tahun ini, Ali berharap semangat berbagi dan memuliakan orang tua terus tumbuh di tengah masyarakat.
“Iduladha ini mengingatkan kita semua tentang pentingnya menjaga harapan sesama, menebar kasih sayang, dan tetap memuliakan orangtua kita yang telah tiada,” tegasnya.
***
Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.
Follow





