dimadura
Beranda Tomang Sumenep Polsek Gapura Salurkan Bibit Jagung Hibrida

Polsek Gapura Salurkan Bibit Jagung Hibrida

Foto: Penyaluran bantuan bibit jagung hibrida TB10 kepada Kelompok Tani Song Osong Lombung di Dusun Tolasan, Desa Grujugan, Kecamatan Gapura. (Doc. Dimadura).

Cropped Cropped Dimadura Logo2 1 150X150 1NEWS SUMENEP, DIMADURA–Jajaran Polsek Gapura, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, giat ngadukung program ketahanan pangan nasional.

‎Salah satunya melalui penyaluran bantuan bibit jagung hibrida TB10 kepada Kelompok Tani Song Osong Lombung di Dusun Tolasan, Desa Grujugan, Kecamatan Gapura, Sabtu (30/5/2026).

‎Bantuan tersebut berasal dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sumenep sebagai bagian dari program penguatan sektor pertanian di tingkat masyarakat.

‎Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.30 WIB itu dihadiri Ps. Kanit Binmas Polsek Gapura Aiptu Nur Yusuf, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Syafril Warmidah, serta Ketua Kelompok Tani Song Osong Lombung, Ustaz Jibno.

‎Selain menyerahkan bantuan bibit, petugas juga memberikan sosialisasi terkait Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B).

‎Kegiatan tersebut disertai pemantauan pemanfaatan lahan produktif dan pekarangan warga, serta pemberian motivasi kepada kelompok tani agar terus berinovasi dalam mengembangkan produk pertanian yang memiliki nilai tambah dan daya saing.

‎Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto mengatakan, keterlibatan Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

‎Menurut dia, tugas Polri tidak hanya terbatas pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung berbagai program pembangunan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

‎“Pemanfaatan lahan produktif dan pekarangan dapat menjadi solusi dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani,” kata Anang.

‎Ia menjelaskan, Program Pekarangan Pangan Bergizi merupakan salah satu langkah strategis untuk mendorong kemandirian pangan masyarakat melalui optimalisasi lahan yang tersedia, baik di lingkungan pertanian maupun pekarangan rumah warga.

‎Lebih lanjut, Anang menegaskan bahwa keberhasilan program ketahanan pangan memerlukan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, instansi teknis, aparat keamanan, hingga kelompok tani sebagai pelaku utama di sektor pertanian.

‎“Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dinas terkait, dan kelompok tani menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Sumenep,” ujarnya.

‎Penyaluran bantuan bibit jagung hibrida tersebut berlangsung aman dan lancar.

‎”Melalui program ini, diberharap produktivitas pertanian masyarakat terus meningkat sekaligus mendorong pemanfaatan lahan secara optimal guna mendukung ketahanan pangan daerah maupun nasional,” tutup Anang. ***

Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.

Follow
Komentar
Bagikan:

2

Konten Iklan