SUMENEP, DIMADURA—RSUD dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus memperkuat sistem pengaduan dan layanan informasi bagi pasien serta keluarga pasien.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap keluhan masyarakat mendapat respons dan tindak lanjut yang jelas.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Erliyati, mengatakan rumah sakit membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan, kritik, saran, maupun masukan terkait pelayanan.

Menurut dia, setiap pengaduan merupakan bagian penting dari proses evaluasi manajemen rumah sakit. 

Karena itu, lanjutnya, keluhan masyarakat tidak boleh berhenti sebagai catatan, tetapi harus ditindaklanjuti melalui perbaikan pelayanan.

“Setiap pengaduan kini tidak lagi sekadar menjadi catatan yang berhenti di kotak pengaduan. Tetapi harus ada langkah konkret dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin terbuka, responsif, dan berorientasi pada kepuasan serta keselamatan pasien,” kata Erliyati, Selasa (15/8/2026).

Ia menilai, pengaduan masyarakat justru dapat membantu pihak rumah sakit mengetahui berbagai aspek pelayanan yang masih perlu diperbaiki. 

Dengan demikian, kritik dan keluhan pasien dapat menjadi dasar bagi manajemen untuk melakukan pembenahan.

“Pengaduan dari masyarakat bagi kami bukan sesuatu yang harus dihindari. Justru menjadi bahan evaluasi untuk mengetahui bagian mana yang perlu kami perbaiki dan tingkatkan,” ujarnya.

Erliyati mengatakan, layanan pengaduan dan informasi di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Sumenep tersebut juga disiapkan agar dapat diakses masyarakat selama 24 jam.