Dari unsur TNI, perwakilan Koramil Larangan, Suswanto, menekankan pentingnya penentuan lokasi utama kegiatan beserta area parkir.
Kejelasan titik-titik tersebut dinilai akan mempermudah pengaturan arus jamaah sekaligus mendukung efektivitas pengamanan.
Menurutnya, akses menuju lokasi kegiatan perlu disterilkan mengingat besarnya antusiasme masyarakat yang diperkirakan hadir.
Koramil juga mendorong pelibatan personel Linmas sebagai bagian dari sistem pengamanan terpadu di tingkat desa.
"Penentuan lokasi kegiatan dan area parkir harus dipastikan sejak awal. Akses menuju lokasi juga perlu disterilkan agar pengamanan berjalan efektif, termasuk dengan melibatkan Linmas sebagai bagian dari pengamanan terpadu," urai Suswanto.
Sementara itu, Wakil Camat Larangan kembali mengingatkan pentingnya pengaturan parkir kendaraan roda dua dan roda empat melalui sistem pengkodean.
Penataan pedagang kaki lima juga dinilai perlu dilakukan agar tidak menghambat mobilitas jamaah maupun arus lalu lintas di sekitar lokasi acara.
Kanit Intel Polsek Larangan, Achmad Faruk, meminta panitia memastikan titik pelaksanaan kegiatan dan lokasi parkir sebagai dasar penyusunan pola pengamanan.
Ia juga mengimbau seluruh panitia mengenakan kartu identitas (ID Card) resmi untuk memudahkan proses identifikasi serta koordinasi di lapangan.
"Panitia perlu memastikan titik utama kegiatan dan lokasi parkir sebagai dasar penyusunan pola pengamanan. Selain itu, seluruh panitia diharapkan menggunakan ID Card resmi agar proses identifikasi dan koordinasi di lapangan lebih mudah," tuturnya.

