Sementara itu, President Director Persam M Khairul Umam mengatakan, keberangkatan tim menuju Menpora Cup 2026 juga diwarnai perjuangan dalam memenuhi kebutuhan operasional.
Menurut dia, seluruh jajaran tim melakukan swadaya atau patungan untuk menutup biaya keberangkatan dan operasional selama mengikuti turnamen.
“Tidak ada perjuangan yang tidak membutuhkan pengorbanan. Meski tidak mudah dan harus patungan sejak awal pemberangkatan, kami ingin membuktikan bahwa mental kami bukan mental pecundang,” ujar Khairul.
Dirinya menyampaikan, Persam menargetkan dapat mengulang prestasi sebagai juara seperti yang diraih pada 2024.
“Bismillah, hari ini kami bertanding dan menargetkan bisa mengulang sukses menjadi juara seperti tahun 2024 lalu,” tuturnya.
Perjuangan Persam Madura di Menpora Cup 2026 diharapkan tidak hanya menghasilkan prestasi.
Keikutsertaan tim tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendorong kesetaraan dan membuka ruang yang lebih besar bagi atlet penyandang disabilitas untuk berprestasi di tingkat nasional. ***

