dimadura
Beranda Tomang Pamekasan Pesantren di Pamekasan Dilalap Si Jago Merah, 15 Kamar dan Perpustakaan Ludes

Pesantren di Pamekasan Dilalap Si Jago Merah, 15 Kamar dan Perpustakaan Ludes

Potret Kebakaran Pesantren di Pamekasan, Jumat malam 6 Februari 2026

Cropped Cropped Dimadura Logo2 1 150X150 1PAMEKASAN, DIMADURA – Kebakaran melanda lingkungan Pesantren Miftahul Ulum, Dusun Barat, Desa Potoan Laok, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Jumat malam (6/2/2026).

Peristiwa tersebut menghanguskan sejumlah bangunan pondok pesantren dan menyebabkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp1 miliar.

Kasi Humas Polres Pamekasan, IPDA Yoni Evan Pratama, mengatakan kebakaran diduga dipicu ledakan tabung gas di area dapur kecil pondok. Api pertama kali terlihat sekitar pukul 20.30 WIB di sisi timur kompleks pesantren.

“Sekira pukul 20.30 WIB terlihat api kecil di sisi timur pondok. Dugaan sementara bersumber dari tabung gas yang meledak di lokasi dapur kecil,” kata IPDA Yoni Evan Pratama, Sabtu (7/2/2026).

Api kemudian membesar dan merambat ke sejumlah ruangan di sekitar pondok. Dua unit mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten Pamekasan tiba di lokasi sekitar pukul 21.00 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman.

“Petugas Damkar Pamekasan berhasil memadamkan api sekitar pukul 22.35 WIB. Selanjutnya dilakukan pendinginan untuk mencegah munculnya titik api baru,” jelasnya.

“Untuk memastikan situasi benar-benar aman, dua unit pemadam kebakaran dari Kabupaten Sampang juga tiba di lokasi sekitar pukul 22.40 WIB dan ikut melakukan pendinginan di area terdampak kebakaran,” tambahnya.

Akibat peristiwa tersebut, satu ruang dapur kecil, satu ruang perpustakaan, serta sekitar 15 kamar pondok santri dilaporkan terbakar. Meski kerusakan cukup besar, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

“Kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp1 miliar, sementara korban jiwa nihil,” tegas IPDA Yoni.

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kebakaran, termasuk pemeriksaan lokasi dan keterangan saksi.

“Polisi juga mengimbau pengelola pesantren dan masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan tabung gas dan instalasi listrik guna mencegah kejadian serupa,” tutup Kasi Humas Polres Pamekasan.

***

Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.

Follow
Komentar
Bagikan:

2

Konten Iklan