PROFIL — Kepemimpinan selalu dimulai dari sebuah sikap. Bagi Dr. Nur’annafi Farni Syam Maella, M.I.Kom., memimpin Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Dr. Soetomo (Fikom Unitomo) periode 2026–2030, berarti menerima amanah sekaligus menjaga kepercayaan mahasiswa dan orang tua.
Pandangan itu disampaikan Nur’annafi dalam wawancara setelah dirinya terpilih sebagai Dekan Fikom Unitomo, Kamis (1/10/2026).
Ia memilih menjalani masa kepemimpinannya tanpa mengumbar janji, sembari melihat tantangan pendidikan komunikasi yang terus berubah mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.
Mahasiswa sebagai Tanggung Jawab
Nur’annafi mengatakan, jabatan Dekan membawa tanggung jawab besar terhadap mahasiswa yang mempercayakan masa depan pendidikannya kepada Fikom Unitomo.
Menurut dia, keberhasilan pendidikan tidak berhenti pada mahasiswa memperoleh gelar sarjana. Mereka diharapkan memiliki kompetensi, mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, serta dapat berkontribusi di tengah masyarakat.
Di balik harapan mahasiswa, kata Nur’annafi, terdapat pula kepercayaan orang tua yang telah menitipkan pendidikan anak-anak mereka kepada perguruan tinggi.
“Saya harus bertanggung jawab kepada mahasiswa. Mereka tentu ingin menjadi sarjana yang dapat diterima dan berkontribusi di masyarakat. Di dalam harapan mahasiswa tersebut juga terdapat harapan besar dari orang tua yang telah mempercayakan pendidikan anak-anaknya kepada Fikom Universitas Dr. Soetomo,” tuturnya.
Perubahan Industri Komunikasi
Perkembangan teknologi digital menjadi salah satu tantangan Fikom Unitomo dalam empat tahun mendatang. Lanskap media, hubungan masyarakat, komunikasi korporat, pemasaran digital, produksi konten hingga komunikasi pemerintahan terus berkembang.

