Perselisihan tersebut ternyata belum berakhir. Setelah kejadian itu, HR mendatangi rumah sepupunya, H, dan menceritakan peristiwa yang dialaminya.
H yang mendengar cerita tersebut kemudian emosi. Ia lalu mengajak HR mengambil celurit untuk mencari S.
Saat itu, S diketahui berada di rumah istrinya di Dusun Jablung, Desa Masaran.
"Kemudian HR mendatangi rumah H yang tak lain adalah sepupunya di dusun, kemudian menceritakan perihal kejadian yang dialaminya," ujar Eko.
"Mendengar cerita itu kemudian H marah dan mengajak HR membawa dan mengambil celurit untuk mencari S di rumah istrinya di Dusun Jablung, Desa Masaran," lanjutnya.
4. Duel menggunakan celurit dan parang terjadi di bengkel
H dan HR kemudian berboncengan menggunakan sepeda motor untuk mencari S.
Pencarian itu berakhir di sebuah bengkel milik S di Desa Masaran. Di lokasi tersebut, ketiganya kembali bertemu hingga terjadi perkelahian menggunakan senjata tajam.
Polisi menyebut S menggunakan parang, sedangkan H dan HR membawa celurit.
"H dan HR kemudian mencari S dengan berboncengan mengendarai motor. Mereka akhirnya bertemu di sebuah bengkel milik S hingga di sana terjadi perkelahian dengan menggunakan senjata tajam," kata Eko.

