dimadura
Beranda Tomang Sampang Santri Asal Sampang Jadi Korban Runtuhnya Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

Santri Asal Sampang Jadi Korban Runtuhnya Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

Jenazah almarhum, Abdul Fattah (18), warga Sampang saat tiba di kampung halaman (Foto: scr/Dok. dimadura.id)

Cropped Cropped Dimadura Logo2 1 150X150 1SAMPANG, dimadura.id– Runtuhnya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny di Kecamatan Buduran, Sidoarjo menelan korban jiwa, salah satunya seorang santri asal Sampang, Madura.

Korban bernama Abdul Fattah (18), warga Desa Asemanonggal, Kecamatan Jrengik, yang selama ini menimba ilmu di pondok tersebut. Kedatangan Jenazah almarhum disambut isak tangis keluarga dan warga sekitar saat tiba di rumah duka pada Senin (6/10/2025) sekitar pukul 23.40 WIB.

Kepala Pelaksana BPBD Sampang, Fajar Arif Taufikurrahman, melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik, Mohammad Hozin, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan resmi dari BPBD Provinsi Jawa Timur terkait adanya korban asal Sampang. Tim BPBD Sampang pun segera dikerahkan untuk mendampingi proses pemulangan jenazah.

“Begitu menerima informasi, tim kami langsung bergerak ke lokasi di Sidoarjo. Kami pastikan pemulangan jenazah berjalan lancar dan aman hingga ke rumah duka. Koordinasi juga terus dilakukan dengan pihak provinsi dan Forkopimcam Jrengik,” terang Hozin.

Setibanya di kampung halaman, prosesi pemakaman dilakukan secara khidmat pada pukul 00.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 01.00 WIB. Warga tampak memadati area pemakaman untuk memberikan penghormatan terakhir bagi almarhum.

Hozin menambahkan, BPBD Sampang turut berperan dalam pengamanan dan pengawalan proses pemulangan hingga pemakaman berlangsung.

“Seluruh petugas di lapangan bertugas dengan penuh tanggung jawab. Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah ini,” ungkapnya.***

Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.

Follow
Komentar
Bagikan:

Konten Iklan