NEWS, DIMADURA Tiga lukisan karya pelukis cilik asal Sumenep, Ana Syifaul Millah Arsa atau Syifa, akan tampil dalam ajang Muda Mudi Art Exhibition (MMAE) 2026. Pameran lukis ini dijadwalkan hadir tanggal 8 hingga 10 Mei mendatang.

Karya yang dibawa menyimpan jejak rasa. Ada cara pandang seorang anak terhadap dunia batin. Warna dan bentuk menjadi media ungkap.

Pada lukisannya yang ia beri judul "Pengakuan Hati", Syifa menghadirkan semesta yang sunyi. Latar gelap dipenuhi percikan cahaya. Suasana terasa hening.

[caption id="attachment_18650" align="aligncenter" width="800"]Lukisan Ana Syifaul Millah Arsa. Judul: "Pengakuan Hati" Lukisan Ana Syifaul Millah Arsa. Judul: "Pengakuan Hati" (doc.dimadura)[/caption]

Di tengah bidang, lingkaran terang memeluk kaligrafi. Ia menjadi pusat perhatian. Planet-planet kecil mengelilingi bidang itu. Kehadirannya seperti penanda perjalanan batin. Lukisan ini mengarah pada tempat pulang bagi rasa.

"Maha Penyayang" menghadirkan suasana yang lebih tenang. Warna biru terasa lembut. Kesan hening muncul kuat. Sebuah pohon berdiri di sisi bidang. Ia tampak diam. Ia seperti saksi. [caption id="attachment_18651" align="aligncenter" width="899"]Lukisan Ana Syifaul Millah Arsa Maha Penyayang Lukisan Ana Syifaul Millah Arsa: Maha Penyayang (doc.dimadura)[/caption]

Di tengah, lingkaran putih memuat kaligrafi. Sederhana. Namun kuat. Lukisan ini terasa seperti jeda. Seorang anak berhenti. Ia lalu percaya. Ada kasih yang tetap hadir dalam diam.

Di lukisannya yang diberi judul "Dua Bunga", Syifa memilih objek yang dekat dengan keseharian. Dua bunga berdiri berdampingan. Merah dan kuning. Keduanya berbeda. Keduanya tetap bersama. Merah tampak padat. Kuning terlihat terbuka. [caption id="attachment_18649" align="aligncenter" width="825"]Lukisan Ana Syifaul Millah Arsa berjudul "Dua Bunga" yang didaftarkan tampil di Pameran MME 2026 Lukisan Ana Syifaul Millah Arsa berjudul "Dua Bunga" yang didaftarkan tampil di Pameran MME 2026 (doc.dimadura)[/caption]

Komposisi ini sederhana. Makna relasi terasa kuat. Perbedaan tidak menghalangi pertumbuhan. Latar dibuat kabur. Fokus jatuh pada dua bunga.

Ketiga karya ini menunjukkan arah yang sama. Syifa melukis apa yang ia yakini. Ia menempatkan satu pusat dalam setiap karya. Elemen lain mengelilinginya.

Baca Juga:Haji Mab(r)ur

Seorang anak menangkap hal-hal yang sering terlewat. Keyakinan hadir dalam warna. Ketenangan hadir dalam bidang. Kebersamaan hadir dalam bentuk sederhana.