SUMENEP, DIMADURA – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengapresiasi Kebun Hidroponik IRA Farm di Desa Ketawang Laok, Kecamatan Ganding, sebagai contoh pertanian modern yang mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus menciptakan nilai ekonomi bagi masyarakat.
Didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep, Chainur Rasyid, Fauzi meninjau langsung proses budidaya sayuran hidroponik di IRA Farm, Senin (13/7).
Menurut dia, model pertanian berbasis teknologi membuktikan bahwa keterbatasan lahan bukan lagi hambatan untuk menghasilkan produk pertanian berkualitas.
"Ketahanan pangan harus dimulai dari langkah nyata. IRA Farm menunjukkan pertanian modern mampu menghasilkan produk berkualitas sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat," kata Fauzi.
Ia menilai, sektor pertanian harus bertransformasi melalui pemanfaatan teknologi agar mampu menjawab tantangan perubahan iklim, penyusutan lahan produktif, dan kebutuhan pasar yang terus berkembang.
Pemerintah Kabupaten Sumenep, kata Fauzi, akan terus mendorong lahirnya inovasi pertanian melalui pendampingan, edukasi, dan kolaborasi dengan kelompok tani maupun pelaku usaha.
"Semoga semakin banyak inovasi seperti ini tumbuh di Sumenep sehingga sektor pertanian kita semakin maju, mandiri, dan berdaya saing," ujarnya.
Fauzi menambahkan, pengembangan pertanian modern bukan semata meningkatkan produksi pangan, tetapi juga membuka peluang usaha baru, terutama bagi generasi muda yang mulai melirik agribisnis berbasis teknologi.
Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid mengatakan, pengembangan pertanian modern menjadi salah satu strategi pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan di tengah perubahan iklim dan keterbatasan lahan pertanian.
Menurut dia, IRA Farm membuktikan sistem hidroponik mampu menghasilkan sayuran berkualitas dengan nilai ekonomi yang menjanjikan.
"Kami mendorong usaha seperti ini terus berkembang. Hidroponik mampu menghasilkan panen yang optimal, berkualitas, dan berkelanjutan jika dikelola dengan baik," kata Kadis Inong, sapaan akrab Kepala DKPP Sumenep.
Ia berharap semakin banyak kelompok tani dan generasi muda mengembangkan pertanian berbasis teknologi. Selain memperkuat ketahanan pangan, sektor hidroponik juga dinilai memiliki prospek usaha yang menjanjikan. ***

