SUMENEP, DIMADURA–Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mengoptimalkan Sistem Informasi Kinerja Perangkat Daerah (SIKPD).

Sistem tersebut digunakan untuk memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program, penggunaan anggaran, dan pencapaian target pembangunan.

Kepala Bappeda Sumenep Arif Firmanto mengatakan, SIKPD menjadi instrumen penting untuk memastikan pelaksanaan program pemerintah daerah dapat dipantau secara terukur.

Karena itu, setiap OPD diminta memanfaatkan sistem tersebut secara optimal.

Menurut Arif, akuntabilitas kinerja tidak boleh hanya dibangun ketika laporan disusun.

Proses tersebut harus dimulai sejak perencanaan program, pelaksanaan kegiatan, hingga evaluasi hasil pembangunan.

"Melalui SIKPD, target kegiatan, realisasi anggaran, dan capaian output dapat dipantau secara berkala. Ini menjadi bagian dari upaya memperkuat transparansi serta pertanggungjawaban pemerintah kepada masyarakat," ucap Arif, Senin (20/7/2026).

Ia menjelaskan, SIKPD juga berfungsi sebagai alat pengendalian pembangunan.

Melalui sistem itu, pemerintah daerah dapat mengetahui perkembangan pelaksanaan program dan mengidentifikasi potensi kendala secara lebih cepat.

Dengan demikian, lanjutnya, proses monitoring dan evaluasi dapat dilakukan secara berkelanjutan.