Lesty menambahkan, HMP PGSD berkomitmen menolak segala bentuk kekerasan seksual di lingkungan kampus. 

Ia mengajak mahasiswa baru ikut membangun budaya akademik yang saling menghormati.

"Maka kami pengurus PGSD berkomitmen untuk menolak segala bentuk upaya kekerasan seksual di kampus UPI," katanya.

HMP PGSD buka ruang pengembangan mahasiswa

Selain mengangkat isu kekerasan seksual, HMP PGSD juga memperkenalkan berbagai ruang pengembangan diri bagi mahasiswa baru.

Lesty mengatakan HMP PGSD terbuka bagi mahasiswa baru yang ingin belajar bersama, mengembangkan kompetensi, dan meraih prestasi selama menjalani perkuliahan.

"Jika kalian di rumah memiliki keluarga, maka kalau di kampus ada HMP PGSD yang siap meningkatkan kompetensi kalian semua," ujarnya.

Sementara itu, salah satu mahasiswa baru PKKMB, Amiliatul Amelia, mengapresiasi materi mengenai pencegahan kekerasan seksual yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Menurut dia, edukasi mengenai isu tersebut penting diberikan sejak mahasiswa memasuki lingkungan perguruan tinggi. 

Pengetahuan tersebut dinilai dapat membantu mahasiswa mengenali potensi tindakan yang tidak pantas dan mengambil langkah yang tepat apabila mengalaminya.