ADVERTORIAL, SUMENEP – Kadisbudporapar Mohammad Iksan mengistilahkan, acara Pankreas atau 'Panggung Kreasi Anak Negeri' sebagai momentum 'Gayung Bersambut' antar OPD di tubuh Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Sumenep.
Dihadiri ratusan pengunjung, pesta hiburan rakyat bertajuk "Pankreas: Kolaborasi Budaya Musik Modern dan Musik Tongtong" itu berlangsung semarak di area Sentra PKL Pasar Bangkal, Sabtu (20/4) malam.
Hiburan dari grup musik Pankreas plus tetabuhan musik tongtong dari grup ul-daul Lanceng Sarkaju, Pabian ini menurutnya adalah instruksi langsung dari Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo.
BACA JUGA:Â
- Panastès Madhurâ: Jhâ’ Neng-ennengngan è Bâng-labâng, Manna Ta’ Paju Lakè
- Saloka Kona: Kabajengnganna Tao Nolong Aba’na
"Yang tadi malem itu perintah langsung dari pak Bupati atas permohonan dari paguyuban para pedagang Pasar Bangkal," ungkapnya kepada wartawan dimadura.id, Minggu (21/4) pagi.
Menurutnya, Pasar Bangkal selama ini belum pernah tersentuh kegiatan yang mampu mengundang keramaian.
[caption id="attachment_4082" align="aligncenter" width="730"]
Suasana di area Sentra PKL Pasar Bangkal Sumenep pada malam kolaborasi budaya musik modern Pankreas dan tetabuhan tongtong (Arsip)[/caption]
"Jadi saya rasa mereka juga punya hak untuk diramaikan seperti yang kita lakukan di Taman Tajamara, Car Free Day di Taman Adipura dan lainnya," katanya.
Sebab itu, Bupati Fauzi melalui Sekda Edy Rasiyadi kemudian memanggil beberapa kepala OPD setempat untuk sepakat bahwa pada malam Minggu tanggal 20 April 2024 diselenggarakan Panggung Kreasi Anak Negeri.
"Biasanya sebelum-sebelumnya itu tampil di Taman Bunga. Itu sekarang di Pasar Bangkal, ditambah hiburan musik tongtong dari Lanceng Sarkaju, Pabian," jelasnya.
BACA JUGA:
- Saloka Kona: “Tadha’ Reng Gantheng Apolaâ€
- Kosakata Aba-aba Pramuka dalam Upacara Bendera, Terjemah Bahasa Madura
Animo luar biasa masyarakat pada malam itu menurutnya bisa menjadi kekuatan penting untuk menopang serta menobrak perekonomian masrayakat Sumenep secara umum.