"Jadi itu hanya pancingan agar ada geliat ekonomi yang tinggi terhadap pelaku UMKM. Jadi dalam hal ini pak Bupati itu melakukan kekuatan terhadap ASN. Tapi tadi malam itu ternyata buaanyak, tidak hanya ASN," katanya.

Tingginya animo dan geliat ekonomi masyarakat tersebut ia buktikan dengan ludesnya makanan dan minuman saat dirinya coba menghampiri lapak para pelaku UMKM di Sentra PKL Pasar Bangkal.

"Saya sudah keliling ke penjual kopi, minuman, makanan seperti lontong, capcay gomes, sate, mie dan lain sebagainya itu, jam sepuluh (22.00 WIB) malam saya sudah nggak kebagian, sudah habis semuanya," sebut dia mencontohkan.

Kadis Mohammad Iksan mengaku sangat bersyukur karena dalam hal ini pihaknya bisa gayung bersambut bersama para kepala OPD Pemkab Sumenep.

"Kebetulan untuk yang ini leading sektornya itu Diskop Perindag dan DLH. Jadi di area yang biasanya kumuh disulap menjadi bersih, dan ini berharap bisa dilaksanakan secara temporer di sana setiap minggu atau malam minggu," paparnya.

[caption id="attachment_4080" align="aligncenter" width="730"]Gayung Bersambut: Sejumlah pejabat OPD Pemkab Sumenep, dari kanan: Kadisbudporapar Mohammad Iksan, Kadiskop Perindag Moh Ramli, Bupati Achmad Fauzi, Sekda Edy Rasiyadi saat menghadiri acara Pangkreas 2024 (Foto: Arsip DimaduraID) Gayung Bersambut sejumlah pejabat OPD Pemkab Sumenep. Dari kanan: Kadisbudporapar Mohammad Iksan, Kadiskop Perindag Moh Ramli, Bupati Achmad Fauzi, Sekda Edy Rasiyadi, dll. saat menghadiri acara Pankreas Sumenep 2024 (Foto: Arsip DimaduraID)[/caption]

Ia berharap kegiatan ini menjadi tahapan awal bagaimana mematangkan perencanaan untuk meramaikan pasar-pasar UMKM di tingkat lokal yang lain.

"Insya Allah ini positif dan sangat mendukung. Mudah-mudahan pasar manapun, baik Bangkal, Tajamara, maupun Car Free Day semua ramai," harapnya.

"Ini adalah bagian daripada tugas Pemkab Sumenep untuk menghidupkan UMKM agar sektor ekonomi tumbuh berkembang dengan baik," pungkasnya.***