Contoh 5:
"Mon la angèn bhârât è adâ', biyâsana ta' kèra ghâgghâr ojhân."
Arti: Kalau sudah kencang anginnya, biasanya tidak akan turun hujan
Maksud: Jika sombong di awal, pasti akan kecewa di akhir.
B. Pantun Madura Hati-hati di Jalan
Pantun ini memberikan pesan agar selalu berhati-hati dalam perjalanan, baik di jalan umum maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Contoh 1:
"Mangkat bungkol, mole bungkol"
Arti: Berangkat utuh, pulang utuh. Maksudnya adalah, hati-hati di jalan hingga sampai tujuan dan pulang kembali dalam keadaan selamat.
Kata-kata "mangkat bungkol mole bungkol" ini termasuk pribahasa Madura yang menyiratkan pesan agar berhati-hati atau waspada selama dalam perjalanan dan selama ada di perantauan.
Contoh 2:
"Mon ajhâlân jhâ' adânga' mè' tatandung, jhâ' nondu' mè' taghentos"
Arti: Kalau berjalan jangan melihat ke atas awas kesandung, tapi juga jangan selalu menunduk, khawatir kejedot ke tembok.
Contoh 3:
"Sènga' tè-ngatè è jhâlân, bânnya' bhilughân"
