Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, saat menghadiri Sidang Terbuka Promosi Doktor Ilmu Sosial di Gedung Pascasarjana UNMER Malang, Jumat (12/7). (Foto: Sumenepkab for dimadura.id)

Raih Predikat Cumlaude Program Doktor Ilmu Sosial, Berikut Jenjang Karir dan Riwayat Pendidikan Bupati Sumenep


Contoh 5:

"Mon la angèn bhârât è adâ', biyâsana ta' kèra ghâgghâr ojhân."

Arti: Kalau sudah kencang anginnya, biasanya tidak akan turun hujan

Maksud: Jika sombong di awal, pasti akan kecewa di akhir.

B. Pantun Madura Hati-hati di Jalan

Pantun ini memberikan pesan agar selalu berhati-hati dalam perjalanan, baik di jalan umum maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Contoh 1:

"Mangkat bungkol, mole bungkol"

Arti: Berangkat utuh, pulang utuh. Maksudnya adalah, hati-hati di jalan hingga sampai tujuan dan pulang kembali dalam keadaan selamat.

Kata-kata "mangkat bungkol mole bungkol" ini termasuk pribahasa Madura yang menyiratkan pesan agar berhati-hati atau waspada selama dalam perjalanan dan selama ada di perantauan.

Contoh 2:

"Mon ajhâlân jhâ' adânga' mè' tatandung, jhâ' nondu' mè' taghentos"

Arti: Kalau berjalan jangan melihat ke atas awas kesandung, tapi juga jangan selalu menunduk, khawatir kejedot ke tembok.

Contoh 3:

"Sènga' tè-ngatè è jhâlân, bânnya' bhilughân"