D. Pantun Bahasa Madura Jenis Puisi
Pantun ini menunjukkan keindahan bahasa dan seni berpuisi dalam bahasa Madura. Mengarang pantun jenis puisi 4 baris maupun yang 2 baris, kita bisa merangkai kata-kata bahasa Madura dengan cara terlebih dahulu menentukan dua baris isi pantun, atau dua baris sampirannya.
BACA JUGA:
Bayangkan sesuatu yang indah dan bermakna, lalu mulailah meletakkan pikiran itu menjadi sebuah rangkaian kata-kata. Beberapa contoh pantun jenis puisi karya Soemarda Paranggana di bawah ini mungkin bisa menjadi inspirasi.
Pantun Puitis 4 Baris:
Contoh 1:
Angèn alèmbây maghuli dâun Dâun akobâ' ka sampèyan Rèng alèm sedhâ toron andârun Kobhurânna ro'om asarendemman
Arti: Angin berhembus pelan menggerakkan daun/ membawa harum untuk Anda sekalian/ Orang alim wafat turun cahaya andarun/ Kuburnya harum semerbak wewangian.
Maksudnya, bahwa kehidupan yang dijalani dengan hati yang tenang akan penuh dengan keindahan. Demikian orang yang sabar dan jujur dalam menjalani kehidupan, ia akan senantiasa tenang di dunia maupun di alam kubur.
Contoh 2:
Sombher mancor aèng sè bhennèng Aghiliyâ kalabân pagghun ngocèrnang Torot dhina cacana orèng ngarènnèng Jâgâ atèna ajjhâ' kantos noro' mornang
Arti: Sumber memancarkan air yang bening. Mengalirlah tetap dalam keadaan hening. Biarkan omongan orang bikin pedih bergemerincing. Tetap jagalah hati jangan sampai ikut bergeming.
Pantun Puitis 2 Baris
BACA JUGA:Â
Contoh 1:
Akadhiyâ cajhâ bulân pornama Sonarra mellok tèra' sakobhengnga


