Contoh 2:
"Mon amèmpè jhâ' ghi-tèngghi, mon ghâgghâr mè' lajhu mèrcat."
Arti: Kalau ngimpi jangan ketinggian, awas jatuh kau kualat
Maksud: Pantun ini untuk menyindir seseorang yang selalu berbicara dengan topik di luar batas kemampuannya. Jika kita mengucapkannya, dijamin orang tersebut akan berpikir dua kali untuk menyombongkan diri lagi.
Contoh 3:
"Bânnya' caca, bânnya' sala."
Arti: Banyak bicara, banyak salah
Maksud: Terlalu banyak berbicara bisa menimbulkan banyak masalah, bahwa manusia adalah tempatnya salah dan dosa. Ingat kata-kata bijak, "diam berharga, bicara tidak sia-sia".
Contoh 4:
"Tè-ngatè mon e'-naè'ana, bilâ labu tèya kèya sè sala."
Arti: Hati-hati ketika memanjat, nanti jatuh saya juga yang salah
Maksud: Jangan terlalu percaya diri, bisa berakibat buruk terhadap orang yang ada di dekatnya.
BACA JUGA:
