dimadura.id
Breaking News
Bungkam Hampir Sebulan, BCA Sumenep Belum Beri Penjelasan soal Dugaan Saldo Nasabah Hilang Usai Transaksi QRIS Kredit Fiktif BRI Sumenep: Modus Novi, Peran Ridwan, dan Eko yang Masih Misteri? PT Paiton Energy Kunjungi IBS PKMKK, Bahas Ekonomi Sirkular dan Ekoteologi Pesantren 21 Siswa SMA 1 Kokop Bangkalan Diduga Keracunan Menu MBG Kompak, Kepala dan Dua Wakil BGN Jadi Tersangka Korupsi Program MBG

Tekan ENTER untuk mencari

Tak Perlu ke ATM, Masyarakat Pedesaan di Sumenep Bisa Setor dan Tarik Tunai di BRILink

R
Redaksi Selasa, 20 Agustus 2024 | 11:34 WIB
Tak Perlu ke ATM, Masyarakat Pedesaan di Sumenep Bisa Setor dan Tarik Tunai di BRILink

Foto: Dokumentasi dimadura.id

Logo dimadura.idNEWS ADVERTORIAL - Di tengah kemajuan teknologi, masyarakat pedesaan kini tidak perlu lagi jauh-jauh pergi ke ATM untuk melakukan tarik tunai. Kehadiran agen BRILink di berbagai daerah menjawab kebutuhan tersebut, memberikan akses ke layanan keuangan di berbagai pelosok, termasuk desa-desa terpencil.

Di Desa Jenangger, Subaidi, seorang penduduk setempat, mengungkapkan pengalaman berkesannya saat pertama kali menggunakan layanan BRILink.

"Pernah suatu ketika, saya harus bayar DP beli motor second Rp 3juta. Orangnya nggak mau pakek TF. Bingung, soalnya itu motor katanya kalau nggak deal ketika itu juga, sudah ada yang mau ngambil," ungkap Subaidi kepada media ini, Senin (12/8).

"Mau ngambil ke ATM harus ke kota, sementara uang cash harus ada ketika itu juga. Nah, pusing sampek rasan-rasan ke tetangga dan saudara, jawabnya juga tak pegang uang segitu. Baru tahu pas yang jual itu bilang, kalau emang ada di bank, suruh ambil ke BRILink. Alhamdulillah, akhirnya motor itu jatuh ke saya, rejeki anak saya," tuturnya menambahkan.


BACA JUGA:


Sebelum tahu ada BRILink, dirinya mengaku harus pergi ke Kantor BRI Cabang terdekat atau ke Sumenep Kota untuk mengambil uang cash.

"Paling dekat ya ke Cabang BRI di Gapura, kan! Jelas makan waktu dan biaya. Mending ke BRILink aja, bayar admin juga nggak seberapa," tukasnya.

Salah satu agen BRILink di Kecamatan Batang-Batang, M Taufik Ady Syamsih, owner konter Winda Cell, juga berbagi kisah kepada media ini. Selain menjalankan bisnis kartu perdana, elektronik dan sepeda elektrik, ia juga menyediakan jasa transfer BRILink.

Ia memutuskan untuk membuka agen BRILink karena niat ingin membantu masyarakat sekitar agar lebih mudah mendapatkan akses ke layanan perbankan. "Alhamdulillah rame," ujarnya singkat, Selasa (13/8).

Pria tajir warga Desa Batang-Batang ini kerap kali membagikan momen bahagia bersama keluarganya di medsos saat healing ke luar negeri.

"Alhamdulillah, intinya kita harus berani untuk memulai usaha, mulai dari bawah, sabar dan, niatkan usaha kita itu untuk membantu orang lain. Insya Allah, kebaikan itu akan kembali kepada kita juga," tuturnya.

Editor: Admin
1 2
Laporan Warga

Punya informasi kejadian di sekitar Anda? Laporkan kepada redaksi kami secara aman.

Jaminan Keamanan: Identitas pelapor kami lindungi dan rahasiakan sepenuhnya sesuai kode etik jurnalistik.

Okara