Logo dimadura.idNEWS ADVERTORIAL - Rahman namanya, seorang mekanik warga Desa Andulang Kecamatan Gapura, Sumenep, Madura, menjalankan 3 usaha sekaligus untuk memenuhi kebutuhan hidup dan nafkah keluarganya. Selain buka usaha bengkel, bisnis motor dan mobil second, Rahman juga menjalankan jasa transfer via mesin BRILink.

BACA JUGA: Baznas Sumenep Meriahkan JJS Kemerdekaan Pemdes Lobuk

"Tidak sulit, tidak akan benturan. Kuncinya, kita harus paham cara mengatur waktu, itu ada di bagaimana kita disiplin jaga waktu shalat," katanya memulai penjelasan kepada jurnalis media ini, Senin 2 September 2024.

Jalankan Bengkel

[caption id="attachment_6633" align="aligncenter" width="800"]Rahman, owner BENGKELink dan BRILink di Kecamatan Gapura Sumenep (Foto: Mazdon/dimadura.id) Rahman, owner BENGKELink dan BRILink di Kecamatan Gapura Sumenep (Foto: Mazdon/dimadura.id)[/caption]

Rahman mengaku buka bengkel sudah lama, sejak dirinya belum berkeluarga. "Dulu saya buka servis motor dan mobil, motor saya yang kerja, kalau mobil teman-teman di sini," ujarnya.

Servis mobil sudah ia tinggalkan beberapa tahun silam, lalu menggantinya dengan dagang mobil second. "Sekarang tinggal ya ini, servis motor aja, servis mobil dah brenti, teman-teman sudah nggak ini, nggak lanjut," ujarnya.

BACA JUGA: Sumur Bor di Sumenep Mengeluarkan Cairan Mudah Terbakar: Fenomena Langka atau Tanda Bahaya?

"Ya, karena modal untuk beli alat kan lumayan mahal ya, teman-teman juga dah banyak yang kerja ke luar Madura, jaga toko," timpalnya menambahkan.

Ia merasa lebih srek dan cocok mempertahankan servis motor karena menurutnya, selain pelanggan motor lebih banyak, kerjanya juga mudah dan  lebih cepat.

Buka Jasa BRILink

Menjalankan usaha bengkel motor tersebut menurutnya bisa dikerjakan sambilalu menjalankan bisnis jasa BRILink.

"Ini (BRILink, red) sampingan aja ya, sekedar untuk bantu teman-teman yang bisnis mobil aja," akunya.