Peningkatan jumlah wisatawan ini juga berpengaruh signifikan terhadap perekonomian daerah. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Sumenep terus mengalami peningkatan dalam tiga tahun terakhir. Pada 2021, angka pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 2,16%.
Pada 2022, angka ini meningkat menjadi 3,11%, dan mencapai 5,35% di tahun 2023. Ini menjadikan Sumenep sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Madura Raya, bahkan lebih tinggi dari Jawa Timur (4,95%) dan nasional (5,05%).
Penurunan Angka Kemiskinan dan Pengangguran
Keberhasilan Achmad Fauzi dalam menggerakkan sektor pariwisata juga berdampak pada aspek lain dari kehidupan sosial-ekonomi Sumenep. Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di kabupaten ini turun drastis menjadi 1,71% pada tahun 2023, yang merupakan angka terendah di wilayah Madura Raya.
Di sisi lain, persentase penduduk miskin dalam setiap tahunnya juga terus menurun. Pada 2021, angka kemiskinan berada di 20,51%, turun menjadi 18,76% pada 2022, dan mencapai 17,78% pada 2024.
Pencapaian ini tidak lepas dari strategi Fauzi yang berfokus pada pengembangan sektor ekonomi kreatif. Salah satu langkah inovatif yang ia lakukan adalah membentuk kelas fotografi bagi anak-anak muda Sumenep. Fauzi memahami betul pentingnya peran media sosial dalam mempromosikan pariwisata, dan ia melihat peluang bagi para pemuda untuk berkontribusi dalam mengembangkan ekonomi daerah melalui karya visual.
Dengan membekali mereka keterampilan fotografi, Fauzi berharap karya-karya mereka dapat mempromosikan keindahan Sumenep, menciptakan konten yang viral, dan menarik perhatian wisatawan.
Pariwisata Sebagai Solusi Pengentasan Kemiskinan
Bagi Achmad Fauzi, pariwisata bukan hanya tentang menambah jumlah wisatawan, tetapi juga tentang meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal. Fauzi percaya bahwa dengan memaksimalkan potensi pariwisata, berbagai sektor ekonomi lainnya, seperti Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), akan ikut terdorong untuk berkembang. Strategi ini terbukti efektif.
Pendapatan asli daerah (PAD) Sumenep terus meningkat, menjadikan kabupaten ini sebagai salah satu penyumbang PAD terbesar di Jawa Timur, dengan UMKM sebagai kontributor utama.
Saat ini, Sumenep telah menduduki posisi keempat dalam urutan penyumbang PAD tertinggi di Jawa Timur, sebuah pencapaian yang tidak lepas dari kebijakan pro-rakyat yang diterapkan oleh Achmad Fauzi.
Penghargaan Detikcom dan Masa Depan Sumenep
Detikcom Awards yang diterima Achmad Fauzi merupakan penghargaan bergengsi yang diberikan kepada individu, merek, dan lembaga yang telah memberikan kontribusi besar di berbagai bidang, termasuk pariwisata dan ekonomi. Bagi Fauzi, penghargaan ini bukan hanya sekadar pengakuan, tetapi juga motivasi untuk terus melanjutkan upaya-upayanya dalam membangun Sumenep.
