NEWS DIMADURA, SUMENEP – Dedikasi dan keberanian Darkurnain Jamhuri, tenaga kesehatan (nakes) dari Puskesmas Nonggunong, kembali membuktikan bahwa pengabdian tidak mengenal batas.
Dalam cuaca ekstrem, ia mengawal Rifki (9), pasien asal Desa Sokarame Timur, Kecamatan Nonggunong, untuk mendapatkan rujukan medis di RSUD dr. H. Moh. Anwar
Sumenep.
Di tengah hujan deras, angin 15 knot, dan ombak setinggi dua meter,
Perahu Siaga milik Kelompok Masyarakat Peduli Sosial (Pokmas) menjadi satu-satunya harapan.
Perjalanan penuh risiko ini menunjukkan bahwa akses layanan kesehatan di kepulauan masih menantang.
[caption id="attachment_9996" align="aligncenter" width="700"]

Darkurnain Jamhuri, tenaga kesehatan (nakes) dari Puskesmas Nonggunong, saat mengawal pasien, Rifki (9th) dengan
Perahu Siaga (Foto: Agus Junaidi for
dimadura)[/caption]
“Alhamdulillah, pelayanan
Perahu Siaga sangat membantu. Sebelumnya, keluarga pasien harus mencari transportasi sendiri untuk rujukan,†ujar Darkurnain di lobi RSUD dr. H. Moh. Anwar
Sumenep, Senin (20/1/2025) dini hari.
Ia juga mengapresiasi inisiatif pemerintah daerah dalam menyediakan fasilitas ini.
Kini, keluarga pasien bisa lebih fokus mendampingi orang tercinta tanpa harus disibukkan dengan urusan transportasi.
Di darat, Pokmas Peduli Sosial melanjutkan kepedulian mereka dengan menyambut pasien dan keluarganya, bahkan menyediakan makanan bagi mereka yang mendampingi.
“Kami berharap program ini terus dipertahankan dan ditingkatkan. Bagi masyarakat kepulauan, layanan ini sangat berarti,†imbuh Darkurnain.
Kisah ini kembali mengingatkan pentingnya infrastruktur kesehatan yang merata. Dengan sinergi berbagai pihak, pelayanan medis yang layak dapat menjangkau setiap sudut negeri, tanpa terkecuali.***