NEWS SUMENEP, DIMADURA – STAI Miftahul Ulum Tarate Sumenep sukses menyelenggarakan Wisuda ke-VII, Sabtu tanggal 7 Februari 2026. Acara berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 11.30 WIB, diikuti oleh para wisudawan, sivitas akademika, serta tamu undangan. Mengusung tema “Meneguhkan Peran Cendekiawan Muslim sebagai Pilar Peradaban Dunia”, wisuda tahun ini menegaskan komitmen STAI Miftahul Ulum Tarate Sumenep dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu berkontribusi aktif membangun peradaban berbasis nilai-nilai Islam. Pada wisuda ke-VII ini, STAI Miftahul Ulum Tarate Sumenep meluluskan mahasiswa dari tiga program studi, yaitu Hukum Keluarga Islam (HKI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), dan Ekonomi Syariah (ES). Kaprodi PGMI STAI Miftahul Ulum Tarate Sumenep, Dedi Eko Riyadi, menyampaikan rasa bangga atas capaian mahasiswa PGMI yang diwisuda tahun ini. Ia menuturkan, bahwa sejumlah mahasiswa PGMI berhasil menyelesaikan studi dengan masa tempuh relatif singkat, yakni tiga tahun setengah. “Kami cukup bangga, karena tahun ini PGMI mampu mengantarkan mahasiswa yang lulus cepat. Salah satunya adalah Lidia Anis Kurlillah, yang berhasil menyelesaikan studi dalam waktu tiga setengah tahun,” ujarnya. Lidia Anis Kurlillah, lahir pada tanggal 15 Mei 2004. Putri dari Abd Rahman dan Sakina, asal Batang-Batang Sumenep ini berhasil meraih IPK 3,72 dan dinobatkan sebagai mahasiswa terbaik Prodi PGMI pada Wisuda ke-VII STAI Miftahul Ulum Tarate Sumenep. Predikat tersebut diberikan bukan hanya berdasarkan capaian akademik, tetapi juga karena konsistensinya dalam menyelesaikan studi dalam waktu tiga tahun setengah, menunjukkan disiplin, komitmen belajar, serta kemampuan manajemen waktu yang sangat baik. Selain itu, Lidia dikenal aktif, bertanggung jawab, dan mampu menjaga prestasi akademik secara berkelanjutan hingga akhir masa studi, sehingga dinilai layak menjadi teladan bagi mahasiswa lainnya. Lebih lanjut, Kaprodi PGMI menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan berbagai terobosan akademik. Wisuda ke-VII ini, kata dia, adalah momentum penting bagi STAI Miftahul Ulum Tarate Sumenep untuk terus memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan tinggi Islam yang berorientasi pada kualitas, keilmuan, dan pengabdian kepada masyarakat. “Ke depan, PGMI akan terus berupaya melakukan inovasi dan pengembangan program agar mampu menciptakan lulusan terbaik, kompeten, dan siap menghadapi tantangan dunia pendidikan,” pungkas Dedi Eko Riyadi. ***